BerandaHeadlineA.Utta menginginkan program di era pemerintahannya tidak ecek-ecek

A.Utta menginginkan program di era pemerintahannya tidak ecek-ecek

JalurDua.Com,Bulukumba – Bupati Bulukumba H.A. Muchtar Ali Yusuf menginginkan program di era pemerintahannya tidak ecek-ecek, dalam artian program kegiatan yang akan dilaksanakan bisa monumental dan bermanfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.


Bupati mengutip sambutan arahan presiden Jokowi sekaligus menayangkan Video lewat Ponsel milik Bupati saat Presiden Jokowi memberikan arahan pada Musyawarah Nasional Assosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) baru-baru ini.


Saat memimpin rapat Senin, 29 Maret 2021 di ruang rapat Bupati yang dihadiri para pejabat Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf menanggapi Video arahan presiden sebagai suatu hal yang sangat sejalan dengan cara berfikirnya.

“Tidak perlu banyak program tapi monumental dan bisa tuntas” kata Jokowi, dan arahan Jokowipun direspon baik Muchtar Ali Yusuf, dan meminta kepada jajarannya untuk menjadikan itu sebagai referensi.


Bupati ingin program yang direncanakan bisa dimanfaatkan untuk jangka panjang, kalau di luar negeri perencanaan pembangunan itu bisa dinikmati untuk lima puluh sampai seratus tahun, kita dua puluh lima tahun cukup, itu sudah bagus, tutur A. Utta sapaan akrabnya.


Muchtar Ali Yusuf ingin kedepan program prioritas sdh harus dirancang yakni pembangunan gedung pusat pelayanan pemerintahan, pusat kuliner pantai Merpati dan Pasar Sentral Bulukumba, serta pelabuhan skala besar untuk pendaratan ikan yang refserentatif, oleh karena adanya pelabuhan pendaratan ikan maka akan membuka ruang bagi investasi pengolahan ikan, kita juga harus siap merespon masuknya investasi dengan memberikan kemudahan dalam perizinan, karena hadirnya investasi tentu akan membuka lapangan kerja, tutur Bupati yang berlatar pengusaha itu.


Bupati juga sempat menyinggung beberapa program yang menurutnya kurang efektif, seperti bantuan untuk nelayan yang tidak menyentuh kepentingan nelayan secara menyeluruh, seperti bantuan yang hanya diberikan kepada satu kelompok tapi banyak kelompok lainnya yang tidak merasakan.


Saya tidak sependapat dengan program yang tidak menyentuh kebutuhan dan kepentingan masyarakat secara keseluruhan, beber Bupati yang dikenal dengan Tagline Dikerja Bukan Dicerita.(**)

unohttp://jalurdua.com
Jurnalis JalurDua.Com
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Related News