JALUR DUA–Pantai Merpati di Bulukumba menjadi saksi kemeriahan Bulukumba Run 2025. Ribuan pelari, tepatnya 2.000 peserta dari berbagai penjuru Sulawesi Selatan hingga luar daerah, memadati acara lari tahunan yang kini memasuki tahun ketiga. Dengan semangat sport tourism, event ini menggabungkan kebugaran fisik dan pesona alam Bulukumba.
Acara dimulai pukul 06.00 WITA dengan pelepasan resmi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba, Hj Andi Herfida Muchtar, didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Ferryawan Z Fahmi. Hadir pula bintang tamu Agus Kuncoro bersama istrinya sebagai guest starter, menambah semarak suasana. Para pelari, yang terbagi dalam kategori 5K dan 10K, menunjukkan antusiasme luar biasa sepanjang rute.
Sekretaris Bulukumba Run 2025, Ira Magfirah, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran acara. “Kami berterima kasih kepada semua pihak, terutama para pelari yang begitu bersemangat. Tahun ini, event terasa lebih hidup dibandingkan sebelumnya, apalagi kami membuka lebih banyak slot untuk peserta yang tahun lalu kehabisan kesempatan,” ujarnya. Tema “Massedi ri Panrita Lopi” dipilih untuk mengajak pelari menikmati keindahan alam dan budaya Bulukumba sembari berlari.
Kemeriahan tak berhenti di lintasan. Setelah lomba, suasana semakin meriah dengan Zumba Party, penampilan homeband, dan pembagian doorprize melalui pengundian nomor BIB. Ira berharap Bulukumba Run ke depan bisa lebih megah, memperkuat posisinya sebagai ajang yang memadukan olahraga dan promosi pariwisata. “Kami ingin Bulukumba Runners terus menghadirkan ide-ide segar untuk menyempurnakan event ini,” tambahnya.
Kadisparpora Ferryawan Z Fahmi, yang turut berlari di kategori 10K, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bulukumba di bawah kepemimpinan Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf dan Wakil Bupati Andi Edy Manaf untuk menggelorakan sport tourism. “Peserta Bulukumba Run terus bertambah setiap tahun. Ini bukti event ini diminati dan mampu menarik wisatawan,” katanya. Ia juga menyebut agenda besar lain di 2025, seperti Tarkam untuk HUT Kemerdekaan RI dan Festival Pinisi pada September, yang diharapkan semakin mendongkrak kunjungan wisatawan dan perekonomian lokal.
Dengan kolaborasi olahraga, budaya, dan pariwisata, Bulukumba Run 2025 tidak hanya menjadi ajang adu cepat, tetapi juga perayaan kebersamaan dan pesona Bumi Panritalopi.(*)






