Badik Terhunus, Pemuda Ini Menari di Tengah 22 Ribu Warga

  • Whatsapp
banner 300600

JALURDUA.COM, BULUKUMBA- Karnaval Pakaian Hitam atau dalam bahasa Konjo dikenal dengan ‘Baju Le’leng’, berlangsung meriah. Sedikitnya 22 Ribu masyarakat menyatu bak semut hitam di Lapangan Pemuda untuk jalan beriringan mengitari Bundaran Pinisi, Kamis (12/9/2019).

Segala pernak pernik ditampilkan peserta, ada yang menampilkan kostum hitam modern dengan riasan konsep Baju Bodo, adapula yang berkostum sederhana menyerupai pakaian adat di kawasan Tana Toa, Kajang.

Bacaan Lainnya

banner 300600

Karnaval yang mengusung konsep budaya Tana Toa Kajang, yaitu pakaian hitam yang diikuti oleh seluruh kelompok masyarakat, pemerintahan serta swasta.

Peserta ada yang membawa alat musik tradisional, ada juga yang menghiasi diri dengan properti berbentuk perahu Pinisi dan rumah adat Kajang.

Dari kelompok pelajar ada yang tampil tanpa mengenakan baju. Hanya sarung hitam dan Passapu’ alias pengikat kepala berwarna hitam.

    Dilengkapi tarian Pabbitte Passapu, dan Tari Anggaru’. Pada tari Anggaru’ satu peserta menampilkan adegan menghunuskan badik di tengah 22 Ribu masyarakat yang hadir.

    Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto di tengah acara saat menyaksikan peserta mengaku, kehadiran masyarakat dengan mengenakan pakaian hitam adalah bentuk persatuan yang dibalut dalam kesederhanaan.

    “Inilah Bulukumba, menyatu dalam kebersamaan. Mereka menggunakan pakaian hitam meski mereka bukan dari warga Kajang. Kuta tau semua masyarakat dari desa lain juga menggunakan pakaian hitam. Bahkan dari Kabupaten Bantaeng turut hadir pada Karnaval kita hari ini,” Kata pria berkacamata itu.

    Tomy bahkan mengaku, jika masyarakat Bulukumba dipersatukan pada kegiatan ini, dan menjadi hal yang perlu digarisbawahi dan diviralkan. Bulukumba adalah satu.

    Selain karnaval pakaian hitam, pada serangkaian acara masih akan berlangsung hingga 14 September mendatang di pantai Bira.

    Pada Sabtu 14 September 2019 menjadi puncak event festival Pinisi dengan menampilkan Uut Permatasari dan Dewi Yul. (Uno)

    Pos terkait

    banner 300600

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.