Bawaslu Bulukumba Jadikan Desa Taccorong ‘Pilot Project’ Pengawasan Setop Politik Uang

  • Whatsapp
banner 300600

JALURDUA.COM, BULUKUMBA- Menjelang pemilihan kepala daerah di Kabupaten Bulukumba, Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) mulai melakukan upaya penangkalan pemilih pragmatis, yang mengedepankan unsur materi dalam menentukan siapa pemimpinnya.

Politik uang yang menjadi jurus ampuh dalam memenangkan pemilihan, harus diminimalisir, bahkan dihilangkan pada Pilkada 2020 mendatang. Bawaslu bahkan mulai menangkal hal tersebut dari masyarakat.

Bacaan Lainnya

banner 300600

Sebagai langkah awalnya, Bawaslu Bulukumba mendorong Desa Taccorong Kecamatan Gantarang sebagai ‘pilot project’ desa pengawasan dan anti politik uang.

Ketua Bawaslu Bulukumba Ambo Radde Junaid mengungkapkan, langkah pembentukan desa pengawasan dan anti politik uang ini juga sebagai bagian dari pendidikan politik.

Gerakan yang terbentuk melalui forum tersebut sejatinya menjadi mitra Bawaslu untuk melakukan pengawasan khususnya dalam pemberantasan Politik Uang.

“Ini merupakan salah satu ikhtiar Bawaslu untuk mewujudkan demokrasi tanpa politik uang aagar tercipta Demokrasi yang bersih,” Katanya.

Dengan desa anti poltik uang, ia berharap pada pemilihan bupati dan wakil bupati Bulukumba kedepan dilaksanakan secara jujur dan adil.

” Kedaulatan ada di tangan rakyat, jadi Pemilu dan Pilkada bukan hanya tanggung jawab Bawaslu dan KPU tapi menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat desa yang telah dicanangkan sebagai desa anti Politik Uang” tambah Ambo Radde.

Pembentukan Desa Pengawasan dan Anti Politik Uang yang di laksanakan di Kampus Stikes Panrita Husada Bulukumba ini dihadiri pimpinan Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. adnana Jamal, SH, MH, Sabtu (24/11/2019) kemarin.

Dengan terbentuknya forum ini, masyarakat dapat menjadi aktor  demokrasi yang mampu memengaruhi masyarakat lainnya untuk bersama menolak politik uang dan memberikan penyadaran politik nilai di masyarakat.

” Pengembangan pengawasan partisipatif ini juga adalah amanah UU No 7 tahun 2017 dan Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 yang harus dilakukan Bawaslu  sampai jajaran pengawas pemilu ditingkat bawah dalam rangka mendorong kualitas penyelenggaraan Pemilihan,” Katanya.

Kepala Desa Taccorong, Jamri, mengaku bangga karena desa yang dipimpinnya bisa menjadi salah satu desa pengawasan dan desa anti politik uang oleh Bawaslu Bulukumba.

“saya berharap agar partisipasi masyarakat warga desa Taccorong khususnya koordinator dimasing-masing dusun bisa bekerja keras untuk mencegah terjadinya praktik politik uang. Semoga gerakan ini bisa menginspirasi desa lain untuk menciptakan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 yang berintegritas dan berkualitas,” ungkap Jamri. (Uno)

Pos terkait

banner 300600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.