News and Education Versi penuh
EBis

BEI Telisik Private Placement BIPP, Kenapa?

Oleh Redaksi 02 Nov 2026 23:35 2 menit baca

JALURDUA -

EmitenTrust.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan lebih lanjut kepada PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP) terkait rencana penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement.  BEI jugat menyoroti hubungan afiliasi calon investor dengan pengendali perseroan serta potensi perubahan komposisi kepemilikan saham. Dalam surat bernomor 123/BIPP-BEI/XI-2026, manajemen BIPP memberikan penjelasan mengenai sejumlah aspek rencana aksi korporasi tersebut, mulai dari identitas calon pemodal, jumlah saham yang akan diterbitkan, hingga proyeksi struktur pemegang saham setelah transaksi. Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah keterlibatan PT Gratamulia Pratama sebagai calon investor dalam aksi private placement BIPP. Manajemen mengungkapkan bahwa pemegang saham pengendali PT Gratamulia Pratama memiliki hubungan afiliasi dengan pengendali BIPP karena keduanya memiliki hubungan keluarga. Dalam skema yang disampaikan kepada Bursa, PT Gratamulia Pratama direncanakan mengambil bagian sebanyak 494.466.937 saham atau setara 8,94% dari total saham setelah pelaksanaan PMTHMETD. Sementara itu, Safire Capital Pte. Ltd. direncanakan mengambil bagian sebanyak 8,4 juta saham. Dengan demikian, total saham yang akan diterbitkan melalui aksi korporasi tersebut mencapai 502.866.937 saham. Berdasarkan proyeksi setelah PMTHMETD, Safire Capital Pte. Ltd. akan tetap menjadi pemegang saham pengendali BIPP dengan kepemilikan sebesar 56,17%, turun dari sebelumnya 61,62%. PT Gratamulia Pratama akan masuk dengan porsi kepemilikan 8,94%. Sementara itu, PT Victoria Investama Tbk mengalami penurunan kepemilikan dari 7,36% menjadi 6,69%. Adapun porsi kepemilikan masyarakat diproyeksikan turun dari 31,02% menjadi 28,20%. Dengan demikian, jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh BIPP akan meningkat dari sebelumnya 5.028.669.376 saham menjadi 5.531.536.313 saham. BEI juga meminta penjelasan mengenai perhitungan saham free float BIPP sebelum dan setelah pelaksanaan PMTHMETD. Manajemen mengungkapkan bahwa jumlah saham free float per Oktober 2026 mencapai 884.276.726 saham atau setara 17,58% dari total saham tercatat. Namun, setelah pelaksanaan PMTHMETD, jumlah saham free float diproyeksikan tetap sebanyak 884.276.726 saham. Dengan bertambahnya jumlah saham tercatat menjadi 5,53 miliar lembar, persentase free float diperkirakan turun menjadi 15,99%. Perhitungan tersebut menggunakan asumsi data Daftar Pemegang Saham (DPS) per 31 Oktober 2026 tidak mengalami perubahan. Sebelumnya, pada September 2026, persentase free float BIPP masih berada di level 15,73%. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 17,58% pada Oktober 2026 sebelum diproyeksikan kembali turun setelah aksi PMTHMETD.