News and Education Versi penuh
Daerah

Bersih Pantai Bulukumba: TNI-Polri Bersihkan Sampah Pesisir

TNI-Polri, Satpol PP, dan Tagana gelar aksi bersih pantai Bulukumba di Pantai Merpati dan Taman Cekkeng. Simak kolaborasi menyelamatkan lingkungan ini.

Oleh Uno 26 May 2026 09:42 3 menit baca

Jalurdua.com BULUKUMBA — Deru ombak di Pantai Merpati pecah beriringan dengan derap langkah ratusan personel berseragam loreng dan cokelat. Pagi itu, Selasa, 26 Mei 2026, kawasan pesisir yang biasanya lengang mendadak riuh oleh aksi gotong royong berskala besar. Tanpa sekat birokrasi, sapu lidi, karung goni, dan sekop bergerak serentak memungut tiap lembar sampah plastik yang mengotori hamparan pasir.

Aksi nyata lewat agenda bersih pantai Bulukumba ini dipicu oleh keprihatinan bersama atas kondisi kebersihan di fasilitas umum vital tersebut. Melibatkan personel gabungan dari Kodim 1411/Blk, Polres Bulukumba, Satpol PP, Tagana, hingga Pemerintah Kecamatan Ujung Bulu, karya bakti ini langsung menyasar titik-titik krusial penumpukan limbah di sepanjang Pantai Merpati hingga area Taman Cekkeng.

Sinergitas Lintas Instansi di Pesisir Ujung Bulu

Komitmen menjaga kelestarian lingkungan ini dipimpin langsung oleh Dandim 1411/Blk Letkol Inf. Heraldo Tabasonda beserta jajaran pejabat utamanya. Langkah taktis ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kodam XIV Hasanuddin ke-69, yang diaktualisasikan dalam bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat akar rumput.

Di sudut lain pesisir, Wakapolres Bulukumba Kompol H. Syafaruddin, S.H., tampak berbaur dengan anggota Polsek Ujung Bulu, mengumpulkan botol kemasan dan sampah organik yang terbawa arus pasang. Kehadiran para petinggi aparat keamanan ini menegaskan bahwa urusan ekologi bukan sekadar tugas sekunder, melainkan tanggung jawab sosial yang mendesak.

"Kehadiran kami di sini sebagai bentuk sinergitas dan kekompakan bersama," ujar Kompol H. Syafaruddin di sela-sela kegiatan bersih pantai Bulukumba. Menurutnya, aksi kolaboratif ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi merupakan wujud nyata kebersamaan dan kepedulian lintas sektoral terhadap kebersihan lingkungan yang kian hari menghadapi tantangan berat.

Memulihkan Estetika Taman Cekkeng dan Pantai Merpati

Aksi pembersihan tidak berhenti di batas air laut. Personel gabungan membagi radius kerja hingga menyisir Taman Cekkeng Nursery Bulukumba. Kawasan yang diproyeksikan sebagai paru-paru hijau sekaligus ruang publik ramah anak ini kerap kali terganggu oleh ceceran sampah domestik yang ditinggalkan oleh pengunjung tak bertanggung jawab.

Kasatpol PP Bulukumba, Andi Ashadi Oentoeng, menurunkan anggotanya secara penuh untuk menyisir sudut-sudut taman. Bersama dengan relawan Tagana yang memiliki ketangkasan mitigasi di lapangan, wilayah pembibitan tanaman tersebut berhasil dibersihkan dari material plastik yang berpotensi merusak kesuburan tanah dan mengganggu estetika lanskap kota.

Langkah masif dalam bersih pantai Bulukumba ini memancarkan suasana kerja sosial yang humanis. Di tengah cuaca pesisir yang mulai menyengat sejak pukul 08.00 WITA, para petugas bahu-membahu mengangkat beban karung sampah yang berat. Tidak ada jarak antara perwira tinggi dan bintara; semua bekerja demi mengembalikan fungsi alami pantai sebagai ruang rekreasi yang sehat.

Menantang Kesadaran Sipil untuk Masa Depan Wisata

Dari perspektif mendalam, gerakan kebersihan yang dimotori oleh instansi vertikal ini mengirimkan pesan kuat sekaligus refleksi bagi tata kelola lingkungan di Kabupaten Bulukumba. Pantai Merpati dan Taman Cekkeng adalah aset pariwisata daerah yang berkelanjutan. Ketergantungan pemeliharaan fasilitas pada momen-momen hari jadi instansi tentu tidak akan cukup jika tidak diimbangi oleh regulasi lokal yang ketat serta kedisiplinan kolektif warga.

Pemerintah Kecamatan Ujung Bulu yang hadir dalam kegiatan ini diharapkan mampu menindaklanjuti aksi karya bakti dengan penyediaan infrastruktur tempat pembuangan sampah yang lebih memadai di area publik. Pasalnya, kebersihan pasca-acara hanya akan bertahan sementara jika akar masalah—yaitu perilaku membuang sampah sembarangan—belum teratasi secara sistemis.

Melalui kegiatan bersih pantai Bulukumba ini, otoritas setempat menaruh harapan besar pada perubahan paradigma publik. Lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bukan hanya komoditas yang dinikmati oleh pengunjung atau wisatawan, melainkan hak ekologis masyarakat Bulukumba yang harus dirawat bersama secara konsisten setiap hari, bukan hanya saat ada perayaan formal.***

Topik terkait
Kodim 1411 Bulukumba Pantai Merpati Bulukumba Taman Cekkeng