BIPI Ungkap Rencana Lepas Anak Usaha Tambang Batu Bara Rp1,7T
Jalurdua.com
PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) berencana melepas hampir seluruh kepemilikan sahamnya di PT Sentosa Bara Gemilang (SBG) kepada PT Indotambang Perkasa Bersama (IPB) dalam transaksi jumbo senilai Rp1,788 triliun. Rencana transaksi tersebut diungkap perseroan dalam keterbukaan informasi kepada pemegang saham sebagai bagian dari aksi korporasi material yang wajib memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang akan dugelar pada 30 Juni 2026. Manajemen BIPI menjelaskan, perseroan akan menjual sebanyak 4.995 lembar saham atau setara 99,90% kepemilikan di SBG kepada IPB. Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PJB) telah dilakukan pada 21 Mei 2026. Adapun penyelesaian transaksi ditargetkan rampung paling lambat 21 Desember 2026 atau pada tanggal lain yang disepakati para pihak. Perseroan menyebut langkah divestasi ini merupakan bagian dari strategi untuk mengoptimalkan portofolio investasi sekaligus memperkuat struktur permodalan perusahaan. “Rencana transaksi dilakukan sebagai bagian dari langkah strategis Perseroan untuk merealisasikan nilai investasi pada aset yang telah berkembang, memperkuat struktur permodalan, meningkatkan fleksibilitas keuangan, serta membuka ruang bagi Perseroan untuk mengalokasikan sumber daya pada peluang usaha lain,” tulis manajemen. SBG sendiri merupakan aset perusahaan yang bergerak di sektor batu bara, pertambangan, dan usaha terkait lainnya melalui sejumlah anak usaha yang memiliki portofolio aset serta area konsesi tambang. Selain itu, perseroan juga menegaskan transaksi ini sejalan dengan arah transformasi bisnis menuju portofolio energi berkelanjutan dan berbasis Environmental, Social and Governance (ESG). RUPS Luar Biasa untuk meminta restu pemegang saham dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni 2026 di Jakarta.