BPS Terjunkan 525 Petugas Sensus Ekonomi di Bulukumba
BPS mengerahkan 525 petugas Sensus Ekonomi 2026 di Bulukumba. Wakil Bupati Edy Manaf meminta warga beri data jujur agar kebijakan tepat sasaran.
Jalurdua.com BULUKUMBA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bulukumba mengerahkan 525 petugas lapangan untuk memulai pendataan door-to-door Sensus Ekonomi (SE) 2026. Pendataan berskala masif yang digelar sepuluh tahun sekali ini dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, mengingatkan pentingnya akurasi data dalam sensus ini sebagai basis penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Ia meminta masyarakat dan pelaku usaha memberikan informasi yang jujur dan apa adanya kepada petugas.
"Jangan sampai di atas kertas datanya baik, tapi kondisi di lapangan tidak baik-baik saja," kata Edy Manaf saat melepas petugas sensus di halaman Kantor Bupati Bulukumba, Senin, 22 Juni 2026.
Menurut Edy Manaf, data yang valid akan membantu pemerintah memetakan potensi ekonomi daerah secara tepat, termasuk pengembangan pelaku UMKM dan sektor unggulan lainnya. BPS diharapkan mampu menyajikan potret riil yang dapat menjadi referensi pemerintah dalam mengintervensi masalah ekonomi masyarakat.
Kepada para petugas lapangan, Edy Manaf berpesan agar menjaga integritas dan mengedepankan pendekatan humanis saat berinteraksi dengan warga serta pelaku usaha.
Kepala BPS Kabupaten Bulukumba, Herbudiman Suandy, menjelaskan bahwa pergelaran ini menyasar seluruh skala unit usaha, mulai dari mikro, kecil, menengah, hingga perusahaan besar di seluruh wilayah Bulukumba.
Pemerintah Kabupaten Bulukumba berharap Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan data berkualitas yang menjadi acuan utama dalam perencanaan pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.***