BerandaEdukasiBuku-Buku Teras Yang Bergerak Dari Dusun Bentenge

Buku-Buku Teras Yang Bergerak Dari Dusun Bentenge

Bulukumba, JalurDua.Com – Salah satu “mitos terbesar” dari Unesco yang selalu dipatahkan oleh para pegiat literasi di negeri ini yaitu mitos “minat baca yang rendah anak-anak kita.”

Banyak dugaan dari berbagai kalangan, sesungguhnya yang terjadi adalah ketika Unesco meriset minat baca masyarakat Indonesia pada era 1990-an, saat itu akses baca masih sangat kurang. Bukan minat baca anak-anak Indonesia yang rendah saat itu. Melainkan akses baca berupa simpul-simpul baca yang jumlahnya teramat rendah. Jauh berbeda dengan hari ini. Salah satu jaringan komunitas literasi terbesar di tanah air yaitu Pustaka Bergerak bahkan sudah beranggotakan hampir tiga ribu simpul di seantero Nusantara.

Maka lihatlah kini pemandangan keren di berbagai penjuru tanah air. Bertumbuhan dari berbagai sudut Nusantara, rumah-rumah baca bermekaran mencipta peristiwa. Di beranda, kolong rumah, bengkel, gardu siskamling, posyandu, dan berbagai tempat lainnya. Antusiasme selalu sangat tinggi dari kalangan anak-anak, remaja, dan dewasa. Berbagai lapak baca gratis diserbu penuh animo oleh masyarakat segala usia dan kalangan.

Anak-anak Dusun Bentenge (Dok:Ist.)

Lebih keren lagi. Sudah bukan pemandangan aneh jika kita bertemu ibu-ibu penjual sayur, supir angkutan umum, tukang jamu, tukang bakso, dan beragam profesi lainnya yang menyertakan buku-buku bacaan gratis bersama jualannya.

Anak-anak Dusun Bentenge (Dok: Ist)

Hari Ahad sore (5/7/2020), bumi baru saja diterpa hujan. JalurDua.Com menyambangi Teras Baca Fathana 137 di Dusun Bentenge, Desa Bontoharu, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Fathana (Dok: Ist.)

Pengelolanya, Fathana, sedang tidak berada di tempat. Kami hanya menemui belasan anak yang sedang asyik baca buku di teras rumah keluarga Fathana. Sebuah meja kayu di teras menjadi tempat manis bagi setumpuk buku bacaan. Anak-anak yang berkumpul itu bebas memilih buku-buku bacaan yang disukainya. Teras rumah tempat baca. Ya, sesuai dengan namanya, Teras Baca Fathana 137, salah satu simpul dari jaringan Gerakan Pojok Baca 137.

Tidak terlalu lama JalurDua.Com berada di sini. Kami tidak ingin mengganggu keasyikan adik-adik itu membaca buku. Kami beranjak pulang. Hujan mulai reda. Cahaya matahari sore kabarkan kehangatan.(*)

Alfian Nawawihttp://jalurdua.com/
Kolumnis dan Editor JalurDua.Com
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Related News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here