News and Education Versi penuh
Politik

Bulukumba: DPD Perindo Gelar Halal Bihalal & Konsolidasi, Pererat Tali Persaudaraan

DPD Partai Perindo Kabupaten Bulukumba gelar silaturahmi dan halal bihalal pasca Idul Fitri 1447 H sekaligus konsolidasi internal. Ketua H.M. Naim Gani tekankan soliditas kader untuk rakyat. Suasana hangat di sekretariat, penuh keakraban.

Oleh Uno 03 Apr 2026 19:39 3 menit baca

BULUKUMBA - Di tengah hembusan angin sore, puluhan kader Partai Perindo Kabupaten Bulukumba berkumpul dalam pelukan hangat dan tawa riang. Jumat sore itu, Sekretariat DPD Partai Perindo Kabupaten Bulukumba tak lagi sekadar gedung politik. Ia menjadi rumah besar yang mempertemukan keluarga.

Siapa sangka, momen halal bihalal pasca Idul Fitri 1447 H yang digelar DPD Partai Perindo Kabupaten Bulukumba justru menjadi lebih dari sekadar tradisi. Acara yang dirangkaikan dengan konsolidasi internal ini menyatukan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), hingga dua sayap partai yang paling dekat dengan rakyat: Kartini Perindo dan Pemuda Perindo.

Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Bulukumba, H.M. Naim Gani, S.Sos, hadir dengan senyum lebar yang tak pernah pudar. Didampingi Ketua 1 Bidang Organisasi H. Islamuddiin Sulaiman, Ketua 2 Bidang Kaderisasi Muhris Arif, serta Ketua 3 Bidang Bappilu, ia berdiri di tengah-tengah kadernya seperti seorang kepala keluarga yang baru pulang kampung.

“Kegiatan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi dan memastikan seluruh struktur partai, mulai dari DPD, DPC hingga sayap partai, berjalan searah dan solid,” tegas H.M. Naim Gani.

Pasca Lebaran, Bulukumba seperti daerah-daerah lain di Indonesia tengah memasuki fase “membersihkan hati”. Tradisi halal bihalal bukan sekadar ritual, melainkan cara masyarakat Sulawesi Selatan mempererat tali persaudaraan yang sempat renggang selama setahun. Partai Perindo memanfaatkan momentum budaya ini untuk melakukan konsolidasi internal yang jauh lebih dalam.

Naim Gani menjelaskan, kekuatan partai tak terletak pada jumlah kursi, melainkan pada kebersamaan, disiplin organisasi, dan kesiapan kader menjalankan program kerakyatan. “Kita harus menyatukan visi dan langkah dalam menghadapi agenda politik ke depan,” ujarnya.

Dari sudut ruangan, para ibu dari Kartini Perindo terlihat saling berpelukan sambil bercerita tentang kegiatan posyandu dan pemberdayaan perempuan di desa-desa. Sementara itu, Pemuda Perindo yang mayoritas anak muda tampak antusias mendengarkan arahan kaderisasi. Suasana tak terasa seperti rapat politik. Lebih mirip arisan keluarga besar yang penuh canda dan harapan.

Soliditas bukan slogan, tapi kebutuhan nyata

Menurut data internal partai yang dibagikan dalam acara tersebut, konsolidasi ini menjadi langkah strategis menghadapi dinamika politik nasional dan lokal 2026-2029. Dengan mengoptimalkan struktur dari tingkat desa hingga kabupaten, Perindo Bulukumba ingin memastikan setiap kader siap turun ke masyarakat, mendengar aspirasi, dan menyelesaikan masalah riil warga.

Naim Gani menambahkan, “Kita ajak seluruh kader untuk terus meningkatkan peran aktif di tengah masyarakat serta menjaga citra positif Partai Perindo sebagai partai yang hadir dan bekerja untuk kepentingan rakyat.”

Akhir yang manis, awal yang kuat

Acara ditutup dengan jamuan makan bersama dan ramah tamah yang berlangsung hingga petang. Jabat tangan, pelukan, dan foto bersama tak henti-hentinya. Bagi banyak kader, momen ini bukan sekadar acara rutin. Ini adalah pengingat bahwa politik bukan hanya soal kekuasaan, melainkan juga soal hati dan kebersamaan.

Di tengah hiruk-pikuk isu nasional yang sering memecah belah, cerita kecil dari Bulukumba ini menjadi angin segar. Sebuah partai yang memilih merangkul, memaafkan, dan membangun soliditas pasca Lebaran — bukan sekadar untuk menang pemilu, tapi untuk benar-benar hadir bagi rakyat.*

Topik terkait
silaturahmi perindo bulukumba halal bihalal perindo 2026 naim gani perindo