JALUR DUA.COM, BULUKUMBA.– Semangat melestarikan Pinisi sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO kini hadir dalam bentuk yang paling disukai anak-anak: buku cerita bergambar berjudul “Petualangan Ara dan Ari di Bantilang Pinisi”.
Buku yang diproduksi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bulukumba ini resmi diperkenalkan kepada publik pada gelaran Festival Literasi Bulukumba 26-28 November 2025 di halaman Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah.
Dua anak kembar, Ara dan Ari, mengajak pembaca kecil menjelajahi rahasia pembuatan kapal Pinisi di Bantilang — lokasi bersejarah pembuatan Pinisi di Bulukumba. Lewat petualangan seru mereka, anak-anak diajak memahami nilai kecerdasan, ketangguhan, dan kearifan lokal yang terkandung dalam filosofi Pinisi.Salah satu penulis buku, Basmawati Haris, hadir langsung memberikan sosialisasi interaktif. Dengan penuh semangat ia menyampaikan,
“Melalui Ara dan Ari, kami ingin anak-anak Bulukumba bangga dengan Pinisi sejak dini. Mereka harus tahu bahwa kapal yang dibuat leluhur kita ini bukan sekadar kayu dan tali, tapi simbol kejeniusan bangsa yang diakui dunia,” ujar Basmawati.
Sebanyak 59 eksemplar buku langsung didistribusikan secara simbolis:
20 eksemplar untuk Bunda Literasi 20 eksemplar untuk TK se-Kabupaten Bulukumba
8 eksemplar untuk SD
6 eksemplar untuk Perpustakaan Desa/Kecamatan
5 eksemplar koleksi Perpustakaan Daerah Bulukumba
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Bulukumba, Andi Ulil Amri, menegaskan bahwa buku ini merupakan wujud nyata kolaborasi pemerintah daerah dengan para pegiat literasi dan seniman lokal.
“Ini adalah buku cerita bergambar pertama di Indonesia yang khusus mengangkat tema Pinisi dari perspektif anak. Kami berharap buku ini menjadi jembatan generasi muda dengan warisan budaya leluhur,” kata Ulil.
Peluncuran buku ini sekaligus menjadi strategi Diskominfo dan Dinas Kearsipan Perpustakaan untuk terus mendorong peningkatan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Kabupaten Bulukumba.
Dengan wajah cerah dan penuh harap, “Petualangan Ara dan Ari di Bantilang Pinisi” kini siap menemani ribuan anak Bulukumba bermimpi menjadi pelaut hebat sambil tetap mencintai warisan budaya tak ternilai dari tanah Pinisi.(*)






