BerandaKesehatanGuru Besar Unpad: Vaksin Mesti Diberikan ke Semua Golongan Masyarakat

Guru Besar Unpad: Vaksin Mesti Diberikan ke Semua Golongan Masyarakat

JalurDua.Com: Guru Besar Universitas Padjajaran, Cissy Rachiana Sudjana Prawira Kartasasmita berharap agar nantinya pemerintah memberikan vaksin Covid-19 kepada seluruh golongan masyarakat, lantaran upaya melakukan imunisasi merupakan cara paling efektif untuk menghilangkan penyakit, kecacatan maupun kematian.

Hal tersebut seperti disampaikan Cissy dalam dialog virtual bertajuk “Mendalami Vaksin dan Imunisasi” seperti dikutip dari kanal YouTube FMB9, Jakarta, Senin (22/11). Dia menyampaikan, masyarakat tidak perlu khawatir untuk melakukan imunisasi, karena kegiatan vaksinasi tidak akan menimbulkan penyakit atau kematian.

Dia menegaskan, vaksinasi merupakan upaya paling efektif dan berbiaya lebih rendah dalam merespons kondisi pandemi Covid-19. “Berikanlah vaksin kepada semua golongan, sesuai dengan apa yang sudah ditentukan. Kami sudah mendapatkan pabrik Bio Farma yang menghasilkan vaksin dan tentunya sudah cocok untuk dipakai,” tuturnya.

Lebih lanjut Cissy menjelaskan, saat ini calon vaksin Covid-19, SinoVac sudah masuk fase ketiga uji klinis di Bandung atau fase terakhir sebelum diproduksi massal dan diperjualbelikan. Dia mengatakan, pembuatan vaksin yang relatif cepat ini karena lebih cepat mendapatkan sejumlah izin dari scientist maupun regulator.

“Pada uji klinis vaksin ini, fase pertama dan kedua boleh disatukan. Selain itu, fase kedua dan fase ketiga juga boleh digabungkan, asalkan aman. Nantinya, regulator akan memberikan izin, meskipun belum sampai satu tahun,” kata Cissy sembari menyebutkan bahwa pada umumnya pembuatan vaksin selama sepuluh tahun.

Dia mengungkapkan, proses pembuatan vaksin Covid-19 atau SARS-Cov-2 relatif lebih cepat, bahkan diperkirakan bisa tercipta sekitar 12-18 bulan. “Pembuatan vaksin membutuhkan waktu yang lama agar aman. Malahan, vaksin MERS tidak jadi dibuat, karena dalam perjalanan pengujiannya, penyakit itu hilang dan tidak terjadi pandemi. Begitu juga vaksin SARS-Cov-1. Kalau vaksin Ebola selesai dalam 15 tahun dan Polio selama 60 tahun,” paparnya. (Budi)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Related News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here