News and Education Versi penuh
Teknologi

Harga iPhone akan Semakin Mahal, Apple Setuju Kaca iPhone Diproduksi di AS

JALURDUA.COM - Apple resmi menggelontorkan dana segar senilai US$2,5 miliar untuk memproduksi seluruh kaca penutup iPhone dan Apple Watch di fasilitas Corning, Harrodsburg, Kentucky, Amerika Seri...

Oleh Rahmat 09 Aug 2025 23:25 2 menit baca

JALURDUA.COM - Apple resmi menggelontorkan dana segar senilai US$2,5 miliar untuk memproduksi seluruh kaca penutup iPhone dan Apple Watch di fasilitas Corning, Harrodsburg, Kentucky, Amerika Serikat. Langkah ini menandai kali pertama seluruh kaca perangkat tersebut dibuat sepenuhnya di AS dan digunakan untuk unit yang dijual di seluruh dunia.

Corning, produsen kaca teknologi tinggi yang menjadi mitra lama Apple, telah membangun lini produksi kaca smartphone terbesar dan paling canggih di dunia di fasilitas Harrodsburg. Dengan kesepakatan baru ini, seluruh kapasitas produksi akan difokuskan untuk Apple, sekaligus meningkatkan tenaga kerja manufaktur dan teknis Corning di Kentucky hingga 50 persen.

Selain itu, Apple dan Corning juga akan meresmikan Pusat Inovasi Apple–Corning di pabrik yang sama. Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat pengembangan material mutakhir dan platform manufaktur generasi berikutnya untuk produk Apple di masa depan.

Inisiatif tersebut termasuk dalam komitmen Apple untuk menanamkan lebih dari US$600 miliar ke perekonomian AS selama empat tahun mendatang.

Salah satu program unggulannya adalah American Manufacturing Program (AMP), yang memberi insentif bagi perusahaan global agar memproduksi komponen penting Apple di dalam negeri.

"Corning adalah perusahaan Amerika yang luar biasa, dan kami bangga membangun lini produksi kaca ponsel pintar terbesar dan tercanggih di dunia bersama mereka," kata CEO Apple Tim Cook, Rabu (6/8).


Ia menambahkan, "Berkat kekuatan manufaktur Amerika, pelanggan di seluruh dunia akan memegang kaca presisi yang dibuat di Kentucky. Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah dan bersemangat atas inovasi yang akan lahir dari investasi ini."

Dampak ke Harga iPhone

Meski langkah ini dipuji, analis belum bisa memastikan apakah memproduksi kaca iPhone di AS akan menurunkan atau menaikkan harga perangkat. Beberapa pihak justru memprediksi harga bisa melambung.

Presiden AS Donald Trump memang mendorong kebangkitan industri manufaktur domestik demi menciptakan lapangan kerja baru. Namun, Dan Ives, analis teknologi senior dari Wedbush Securities, mengingatkan bahwa proses ini tidak mudah.

Ia bahkan memperkirakan harga iPhone bisa mencapai US$3.500 jika seluruh produksinya dilakukan di AS. "Anda membangun rantai pasokan itu di AS dengan pabrik di West Virginia dan New Jersey, harganya akan menjadi iPhone seharga $3.500," ujarnya kepada CNN.

Menurut Ives, Apple membutuhkan sekitar US$30 miliar dan waktu tiga tahun hanya untuk memindahkan 10 persen rantai pasokan mereka dari Asia ke Amerika.

Produksi smartphone sendiri sudah lama beralih ke Asia karena ekosistem manufakturnya yang lebih efisien, sementara perusahaan AS fokus pada desain dan perangkat lunak. Strategi itu selama ini menguntungkan Apple dan menjadikannya salah satu perusahaan paling bernilai di dunia.