Hari Tani Nasional. Petani Demo Pemda Bulukumba, Ini Tuntutannya

  • Whatsapp
banner 300600

JALURDUA.COM, BULUKUMBA- Warga Bulukumba memperingati hari tani nasional 24 September dengan menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Bulukumba, Selasa (24/9/2019).

Sejumlah tuntutan yang disampaikan diantaranya, lahan tanah adat Tanatoa Kajang yang dikuasai oleh PT. Lonsum, untuk segera dibagikan kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

banner 300600

“Tidak ada lagi alasan pemerintah daerah untuk memperpanjang Hak Guna Usaha (HGU) PT. Lonsum di Bulukumba. Olehnya itu kami mendukung pemda untuk tidak mengeluarkan HGU PT. Lomsum. Tanah milik warga harus segera dibagikan kepada yang berhak,” Kata Rudy Tahas, Ketua Agra Bulukumba.

Selain itu, demonstran juga mendesak Pemda Bulukumba untuk tidak melanjutkan proyek pembangunan terminal dan dermaga Aspal Curah yang berada kecamatan Bontobahari dan kecamatan Ujungloe.

Ditakutkan, dampak pembangunan itu akan mencemari laut yang berujung hilangnya mata pencaharian para petani rumput laut.

    Ketua Reformasi Agraria Rudy Njet
    Pupuk, bibit dikuasai oleh pemerintah, dan masyarakat hanya sebagai buruh yang mendapatkan upah yang sangat rendah.

    Hal lain yang menjadi tuntutan warga adalah mengenai penggunaan kompresor sebagai alat selam saat penangkapan ikan. Mereka meminta Pemda untuk memberi toleransi kepada nelayan hingga menemukan alat pengganti.

    “Sudah beberapa minggu, nelayan tidak turun melaut karena adanya larangan kompresor tersebut. Kami meminta ke Pemda untuk memberi toleransi selama beberapa pekan agar Nelayan bisa kembali melaut dan mencari nafkah,” Kata Demonstran lainnya.

    Sementara itu, Asisten 1 Pemda Bulukumba, Djunaidi Abdillah yang menerima aspirasi warga mengungkap, akan segera menyampaikan ke Bupati Bulukumba untuk dirapatkan.

    “Mengenai penggunaan kompresor, kami akan memanggil dinas terkait, untuk mencari tahu bagaimana baiknya,” Harap Djunaidi. (Wan)

    Pos terkait

    banner 300600

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.