‘Hitam Pekat’ Menuju Pusaran Kota, Mengerubut di Bundaran Pinisi Tanpa Alas Kaki

  • Whatsapp
banner 300600

JALURDUA.COM, BULUKUMBA- Pemandangan yang tak biasa terjadi di pusaran kota Bulukumba. Di terik matahari siang hari, segerombolan warga berjalan kaki menuju pusaran kota Bulukumba di Lapangan Pemuda, Kamis (12/9/2019).

Kelompok masyarakat dengan mengenakan pakaian hitam berjalan kaki, ada yang tanpa alas. Adapula yang mengenakan aksesoris seperti topeng bak superhero Batman.

Bacaan Lainnya

banner 300600

Di Jl. Andi Mappijalan, adapula yang sedang membawa ayak yang berisi padi kering dan batangnya. Mereka berbondong menuju satu tujuan.

    Mereka adalah masyarakat Bulukumba yang kompak hadir pada karnaval pakaian hitam atau dalam bahasa Konjo Bulukumba, ‘Baju Le’leng’. Karnaval ini merupakan rangkaian festival Pinisi yang diselenggarakan oleh Pemda Bulukumba.

    Festival Pinisi diselenggarakan selama empat hari, Rabu 11 September sampai Sabtu 14 September 2019. Salah satu rangkaian acaranya ialah, Karnaval tersebut.

    Sejak dibuka Rabu (11/9/2019) malam kemarin, event ini disemarakan oleh Masyarakat Bulukumba. Tak jarang diantara mereka datang dari kecamatan.

    Bak semut hitam yang mengerubuti, masyarakat Bulukumba mulai meramaikan karnaval ini. Dari pelajar hingga kelompok masyarakat dan majelis taklim dari desa.

    Penampakan ini akan terjadi hingga sore nanti pukul 17.00 Wita. Bupati AM Sukri A Sappewali dan Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto hadir di tengah masyarakat dan menyatu dengan pakaian hitamnya. (Uno)

    Pos terkait

    banner 300600

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.