IHSG Berbalik Hijau! Ditutup Naik 0,32%

IHSG Berbalik Hijau! Ditutup Naik 0,32%
Bacakan Artikel

JALURDUA -

EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil berbalik arah dan ditutup menguat pada perdagangan Rabu (4/11/2026). IHSG naik 15,48 poin atau 0,32% ke level 4.919,76, setelah sempat terkoreksi 0,88% atau 43 poin ke posisi 4.860,93 pada perdagangan sesi I. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak dalam rentang 4.824 hingga 4.921. Indeks dibuka pada level 4.904 sebelum akhirnya berhasil kembali ke zona hijau menjelang penutupan. Meski IHSG menguat, mayoritas indeks sektoral masih berada di zona merah. Hanya tiga sektor yang berhasil mencatatkan kenaikan, yakni sektor Barang Baku sebesar 0,91%, Barang Konsumen Non-Siklikal naik 0,22%, serta Keuangan menguat 0,17%. Sementara itu, sektor Teknologi mencatat pelemahan terdalam sebesar 1,53%. Disusul sektor Energi yang turun 1,51% dan Barang Konsumen Siklikal terkoreksi 1,38%. Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan volume sebanyak 26,35 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp10,55 triliun. Sebanyak 190 saham menguat, sementara 439 saham melemah dan 88 saham bergerak stagnan. Sejumlah saham mencatatkan kenaikan harga cukup besar, di antaranya MKPI yang naik Rp875 menjadi Rp19.250 per saham, INKP menguat Rp450 ke Rp6.575, serta BINA bertambah Rp340 menjadi Rp3.900 per saham. Di jajaran top gainers, BOBA memimpin dengan lonjakan 34,59% atau naik 55 poin ke level Rp214. MKNT menyusul dengan kenaikan 33,33% atau bertambah 6 poin ke Rp24. Selanjutnya, AIMS melonjak 24,79% atau naik 150 poin ke Rp755, TMPO menguat 24,78% atau bertambah 58 poin ke Rp292, serta YUPI naik 24,65% atau bertambah 180 poin ke Rp910. Sebaliknya, ADES mengalami penurunan harga terbesar sebesar Rp1.600 menjadi Rp28.200 per saham. Kemudian ITMG turun Rp800 ke Rp23.900 dan BSWD melemah Rp675 menjadi Rp9.000 per saham. Adapun saham CBRE menjadi salah satu top losers dengan penurunan 9,79% atau terkoreksi 48 poin ke level Rp442. TAMA turun 9,25% atau 10 poin ke Rp98, LAPD melemah 8,33% ke Rp44, TRUE terkoreksi 7,69% ke Rp24, serta KREN turun 7,14% ke Rp13. Dari sisi frekuensi transaksi, BUMI menjadi saham paling aktif diperdagangkan sebanyak 44.569 kali dengan nilai transaksi Rp437 miliar. Berikutnya BBCA mencatatkan 42.531 kali transaksi senilai Rp1,32 triliun, sedangkan TMPO diperdagangkan sebanyak 39.400 kali dengan nilai Rp98,8 miliar. Pada jajaran saham LQ45, PGEO memimpin penguatan dengan kenaikan 10,92%. Disusul ANTM yang menguat 8,33% dan INKP naik 7,35%. Sebaliknya, BRPT menjadi saham dengan pelemahan terdalam di LQ45, yakni turun 6,70%. WIFI terkoreksi 6,40%, sedangkan ELSA melemah 4,31%.