BerandaEdukasiInspiring, Guru Mengaji Ini Cari Nafkah Sebagai Buruh Tani

Inspiring, Guru Mengaji Ini Cari Nafkah Sebagai Buruh Tani

Bulukumba – Menjadi buruh tani adalah pilihan Ibu Raja untuk berjuang memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Sedangkan menjadi guru mengaji tradisional adalah pilihannya dalam menebarkan kebaikan.

Sebagai ibu yang mencintai dan menyayangi keluarga, ia sangat ingin anaknya tinggal di rumah yang lebih nyaman dan memberikan ketenangan baginya.

Walau dirinya sibuk mencari nafkah buat diri dan anaknya, ia tetap ingat dengan akhirat, sebagai tempat yang kekal.

Di sela-sela kesibukannya mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan anak, Ibu Raja tetap mengajar anak-anak tetangga mengaji, membaca Al-Quran.

Ia lakukan itu sejak puluhan tahun lalu. “Sebagai bekal akhirat,” katanya.

Sebagai guru mengaji tradisional, Ibu Raja tidak berharap upah dari anak-anak yang mengaji padanya. Ia malah bersyukur dengan masih banyaknya anak-anak yang terus mengaji. Begitulah salah satu prinsip yang dipegang oleh Ibu Raja.

Guru Mengaji ini berterima kasih kepada para mizakki dan munfik yang mengamanahkan zakat, infak dan sedekahnya melalui BAZNAS, untuk kemudian disalurkan kepada mereka yang berhak dan sangat membutuhkannya, termasuk kepada guru mengaji tradisional.

Kamis siang (25/6/2020), Tim LAB BAZNAS Kabupaten Bulukumba bersilaturrahim ke rumah Ibu Raja di Desa Bontolohe, Kecamatan Rilau Ale, Bulukumba. Tim BAZNAS juga mengantarkan paket logistik keluarga dan memberikan motivasi dan semangat buat Ibu Raja.(*)

Liputan: Uno
Editor : Alfian Nawawi

unohttp://jalurdua.com
Jurnalis JalurDua.Com
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Related News