News and Education Versi penuh
EBis

Investor Hong Kong Batalkan Akuisisi KDTN

Oleh Redaksi 06 Nov 2026 09:57 2 menit baca

JALURDUA -

EmitenTrust.com - PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) mengumumkan bahwa Ruby Mining (Hong Kong) Limited membatalkan rencana pengambilalihan PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN), anak usahanya. Pembatalan tersebut dilakukan setelah CSIS bersama PT Putrasakti Mandiri dan PT Intan Perdana Sukses selaku pihak penjual serta Ruby Mining selaku calon pengendali baru sepakat mengakhiri Perjanjian Jual Beli Bersyarat yang ditandatangani pada 22 April 2026. Dalam kesepakatan awal, Ruby Mining berencana mengambil alih sebanyak 1,075 miliar saham KDTN atau setara 86% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Kuasa Direktur Ruby Mining, Gao Juanya, mengungkapkan bahwa pengakhiran perjanjian tersebut dilakukan berdasarkan kesepakatan antara calon pengendali baru dan calon penjual. "Dengan dilakukannya terminasi ini, rencana pengambilalihan diakhiri dan tidak dilanjutkan," ungkapnya dalam pengumuman yang disampaikan Jumat (6/11/2026). Berakhirnya kesepakatan tersebut sekaligus memastikan bahwa rencana perubahan pengendali KDTN melalui transaksi dengan Ruby Mining tidak berlanjut. Sebelumnya, pada pertengahan Oktober 2026, Ruby Mining sempat menyampaikan bahwa rencana akuisisi tersebut ditunda. Padahal, proses negosiasi antara calon pembeli dan penjual telah berlangsung sejak November 2025. Di tengah kabar pembatalan transaksi tersebut, saham KDTN terpantau melemah 6,3% ke level Rp238 per saham. Penurunan ini memperpanjang tekanan terhadap saham KDTN yang telah terkoreksi lebih dari 70% sejak awal 2026. Adapun berdasarkan struktur kepemilikan saham, CSIS menguasai 24% saham KDTN. Sementara itu, PT Intan Perdana Sukses memiliki 24% saham dan PT Putrasakti Mandiri menggenggam 31,99% saham perseroan.