Jalurdua.com mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional Indonesia 9 Februari 2024

Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

― Advertisement ―

spot_img

Cahaya Qurban di Hati Mahendra

Di setiap sudut masjid dan halaman rumah, gema takbir berkumandang. Udara pagi Idul Adha terasa berbeda, penuh harapan dan keikhlasan. Sungguh hari yang dinanti-nanti...
BerandaHeadlineJumhur Hidayat:   Demokrasi Bisa Ideal Jika Penghasilan Pekerja 8jt per Orang per...

Jumhur Hidayat:   Demokrasi Bisa Ideal Jika Penghasilan Pekerja 8jt per Orang per Bulan

Jalurdua.com – Ketua KSPSI, Muh Jumhur Hidayat dalam kesempatannya sampaikan tentang esensi kemerdekaan dalam acara Sarasehan Nasional yang digelar oleh Syarekat Islam pada hari Minggu, 3 Juli 2022 di Sekretariat Syarekat Islam yang baru (samping SI lama), kawasan taman Amir Hamzah, Jakarta Pusat, yang bertajuk Thema Demokrasi dan Keadilan Sosial.

Berdasarkan sejarah menurut Jumhur bahwa bangsa kita, India, Pakistan, Brunei, dll sama-sama pernah mengalami dijajah, namun kemerdekaannya masing-masing berbeda.

Kemerdekaan bangsa kita menurut Jumhur tidak lepas dari intervensi Alloh SWT. Hal itu dapat dilihat salah satunya dari Konstitusi kita dalam pembukaan UUD 1945 alinea ketiga yang berbunyi “Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.”

Fakta sejarahnya menurut Jumhur antara lain peran raja-raja nusantara saat itu banyak memberikan sumbangan, kontribusi seperti wilayah, sumber alam serta dukungan personilnya untuk mencapai kemerdekaan, sehingga akhirnya terbentuklah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Didampingi itu menurutnya ada beberapa hal yang sulit ditolak bahwa kemerdekaan kita merupakan kehendak Alloh SWT disamping perjuangan para pahlawan terdahulu.

Hal itu kata Jumhur bahwa kemerdekaan itu seperti istilah umum yaitu “Satu untuk semua dan semua untuk satu.” Namun dalam pelaksanaannya perwujudan itu masih jauh dari cita-cita, yang fakta satu untuk bangsa Eropa dll, bukan satu untuk rakyat.

Oleh karenanya terkait kualitas demokrasi kita saat ini masih jauh dari panggang api, seperti dibuatnya UU Omnibuslaw.

Demokrasi bisa ideal jika pendapatan buruh pekerja / masyarakat kita Rp. 8.000.000 per orang per bulannya. Artinya jika sekeluarga yang bekerja Suami Istrinya masing-masing @8jt, maka ia bisa hidup dengan dengan baik dengan keluarganya.

Lebih lanjut Jumhur membandingkan keadaan saat ini bagi buruh pekerja di ibukota (UMR), misalnya ia sebagai kepala rumah tangga dengan penghasilan sekitar 4,7 juta, jika istirahat dan anak-anaknya tidak bekerja, maka penghasilan 4,7jt harus bisa cukup untuk kebutuhan keluarganya selama sebulan, sementara harga-harga alami banyak kenaikan.

Dari pantauan media, narasumber lain yang hadir dalam acara ini antara lain, Prof. Siti Zuhro, Rocky Gerung, Jumhur Hidayat, Dr. Hamdan Zoelva, Dr. Ferry Juliantono (Moderator).

(Agt/Sumber: MJH)