Senin, September 26, 2022

Jurnalis dan Wasit Komitmen Majukan Sepakbola Bulukumba

Date:

Populer hari ini

La Baco

Bagi Belanda, tidak semua anak keturunan ningrat bisa diajak bekerjasama. Terbukti banyak tokoh pemuda terpelajar yang bergelar Andi yang kemudian memimpin gerakan menentang Belanda.

Manfaat Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 yang menimpa sebagian dunia telah memengaruhi aktivitas...

BULUKUMBA — Kisruh antara Exco Perwasitan Askab PSSI Kabupaten Bulukumba dengan JOIN FC akhirnya berakhir.

Setelah saling perang urat syaraf di sosial media, kedua belah pihak dimediasi di salah satu warung kopi di pinggiran kota Kabupaten Bulukumba, Jumat, 25 Februari 2022.

Sekretaris Umum (Sekum) Askab PSSI Bulukumba, Sukrillah, Ketua Exco Wasit, Adi Kumbara, dan salah satu perwakilan wasit Muh. Hafid hadir bertemu dengan sejumlah awak media.

Dirman selaku salah satu awak media menyampaikan permohonan maaf atas pemberitaan yang memicu ketersinggungan wasit.

Begitu pula dengan Hafid, ia mewakili teman-teman wasit juga meminta maaf atas respon yang berlebihan dari teman-teman wasitnya yang menanggapi pemberitaan dari media.

Sementara itu, Sukrillah selaku mediator menegaskan bahwa persoalan ini tidak perlu diperlebar. Ia berharap hubungan antara wasit dengan jurnalis ke depannya akan lebih harmonis.

Begitu pula dengan Adi Kumbara, menurutnya wasit dan jurnalis merupakan dua bagian dalam sepakbola yang harus berjalan beriringan.

“Ini hanya kesalahpahaman biasa. Semoga dengan permasalahan ini hubungan wasit dan jurnalis semakin harmonis dan saling bahu membahu dalam memajukan sepakbola di Kabupaten Bulukumba,” tandasnya.

Sebelumnya, kisruh antara awak media dan Exco Perwasitan terjadi dilatarbelakangi oleh ketersinggungan pihak wasit atas berita yang menyinggung soal legalitas wasit yang memimpin di Turnamen Sepakbola PPDI Cup I.

Atas berita tersebut sejumlah wasit merespon dengan menuliskan komentar keberatannya di sosial media

Kedua belah pihak saling berdebat bahkan telah ada yang menyinggung sampai ke personal.

Baiknya, persoalan ini cepat diredam melalui mediasi antar kedua belah pihak dan mereka saling memaafkan satu sama lain.

Terbaru