BerandaNewsKalimantanKawasan Wisata Pantai Pulau Datok di KKU Akan di Tata Ulang

Kawasan Wisata Pantai Pulau Datok di KKU Akan di Tata Ulang

JALURDUA – KAYONG UTARA, KALBAR – Pemerintah Daerah Kabupaten Kayong Utara menggelar Sosialisasi Master Plan Penataan Kawasan di Pantai Pulau Datok Sukadana, pada Jum’at, 29 Januari 2021.

Sebelumnya, wacana tersebut sempat disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga, dan Pariwisata Kayong Utara, Tasfirani, di Sukadana belum lama ini.

Sementara pada kegiatan sosialisasi tersebut, Bupati Kayong Citra Duani mengatakan, bahwa kedepan Objek Wisata Pantai Pulau Datok akan ditata ulang sesuai dengan Master Plan, yang telah di buat oleh pemerintah setempat untuk jangka waktu yang Panjang.

Citra pun menegaskan, bahwa ia tidak ingin adanya penggusuran dalam penertiban tersebut.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kayong Utara, Citra Duani, usai melakukan sosialisasi dan penyerahan gerobak gratis kepada para pedagang di Pantai Pulau Datok, Sukadana, Jumat, 29 Januari 2021.

“Di Pulau Datok ini, sudah buat master plannya, jadi seperti apa Pulau Datok ini 5-10-15 tahun kedepan, dan setiap tahun itu harus ada peningkatan,” jelas Citra.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa nantinya kawasan ini akan ditata kembali dengan bangunan bernuansa daerah.

“Saya lihat itu (warung) tidak ada keseragaman, dan penataannya pun harus ditata kembali, kalaupun para pedagang kita pindahkan, harus disiapkan dulu oleh pemerintah tempat yang baru, sehingga nanti ada retribusi yang nanti didapat pemerintah, bangunan pun nanti bangunan yang bernuansa lokal,” terang Bupati

Terkait pedagang yang masih berjualan di lokasi pantai, yang saat ini berada di sebelah kanan Tugu Sail Selat Karimata, Bupati memberikan waktu sampai pemerintah setempat menyiapkan lokasi relokasi para pedagang.

Ia juga menegaskan agar tidak terjadinya penggusuran terhadap para pedagang yang dinilainya berjualan di lokasi pantai untuk makan sehari – hari.

“Sekarang sementara kita biarkan saja dulu, saya tidak mau gusur menggusur, yang mana kita menggusur itu, harus disiapkan dulu, tempat penggantinya, sehingga tidak menyusahkan masyarakat yang mencari, makan untuk sehari hari,” ujarnya.

“Kemudian, pedagang, yang berjualan disini, ini kita tata, kita arahkan, makanya hari ini kita bagikan gerobak, biar tidak kumuh, dan gerobak ini bisa dipindah kemana-mana, kalau ada ivent-ivent yang ramai, mereka bisa pindah kesitu,” paparnya.

“Nah tempat yang lama kita bongkar, dan gerobak ini kita bagikan secara gratis, untuk Sembilan pedagang, kemudian pedagang yang telah memiliki tempat permanen,” katanya.

Pihaknya juga akan mendukung para pedagang lain untuk menjual produknya di lokasi tersebut. Baik hasil dari memanfaatkan potensi sumber daya alam maupun yang lainnya. (kang)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Related News