Kemenag RI Berkunjung ke Kajang, Bagikan Alquran

  • Whatsapp
banner 300600

Jalurdua.com, Bulukumba- Kementerian Agama (Kemenag) RI, melalui Subdit Bina Paham Keagamaan dan Penanganan Konflik Sosial Keagaman, Direktorat Bimbingan Masyarakat Islam melakukan kunjungan di Desa Bonto Baji, Kecamatan Kajang, Bululumba, Selasa, (17/12/2019).

Ini dilakukan sebagai upaya negara melayani kelompok rentan dan marginal, melalui Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCNU Bulukumba, sebagai pelaksana program pelayanan sosial keagamaan bagi masyarakat adat Kajang.

Bacaan Lainnya

banner 300600

Tuti Sobariati yang mewakili Kemenag RI mengatakan, jika kunjungan kedua kalinya ini merupakan bentuk tindak lanjut, atas kunjungan Kementerian Agama RI pada tahun 2017 lalu.

Salah satu problem dasar pada masyarakat adat yang dia temukan antara lain, pentingnya hak identitas kewargaan, seperti KTP, Akte Kelahiran, Kartu Keluarga dan menemukan informasi, bahwa ada banyak warga yang belum mendapatkan buku nikah.

” Hal ini, disebabkan tidak tercatatnya peristiwa perkawinan, karena salah satu pasangan pengantin dibawah umur,” katanya.

Berdasarkan fakta tersebut, Ketua Lakpesdam NU Bulukumba, Muhammad Nur Al Ala yang dikonfirmasi mengaku telah mengagendakan beberapa upaya melakukan pelayanan. Diantaranya, melakukan dialog, dengan para pemangku kepentingan, tokoh agama, masyarakat adat, dan tentu saja dengan OPD terkaif, dengan harapan, terjadinya upaya yang baik, untuk mengfasilitasi hak Identitas, khususnya Buku Nikah.

Buku Nikah, kata pria yang akrab disapa A’la ini merupakan hal penting, karena bisa menjadi syarat, agar terpenuhinya layanan.

” Kami telah melakukan pendataan, mengecek langsung sejumlah pasangan yang telah menikah dimana sah menurut syariat, dan adat. terdapat 159 pasangan, yang telah dicek kebenarannya, dengan kelengkapan informasi dari pihak keluarga, laki laki dan perempuan, adanya saksi, dan penghulu. Sebagai syarat Itsbat Nikah,” Jelas A’la.

Untuk mendapatkan Buku Nikah, dan dalam pendataan Itsbat Nikah saat ini menyasar pasangan normal dan baik secara adat, bukan pada pasangan yang menyimpang dari norma agama dan adat.

” Kiat rencanakan dilanjutkan intervensi layanannya, pada sejumlah pihak terkait, diantaranya. BAZNAS Kabupaten Bulukumba dan Forum TanggungJawab Sosial Lingkungan Perusahaan di Kabuten Bulukumba. Ini sebagai upaya bersama, dimana negara hadir melayani. Pelibatan para pihak, tentu saja dengan syarat yang terdapat dalam sejumlah regulasi negara terkait Itsbat Nikah,” kata A’la

Dalam kunjunga Kemenag RI, ratusan bahan bacaan berupa Alquran dibagikan, hal tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya dukungan, peningkatan sumberdaya manusia.

” Melalui wakaf ini, diharapkan dapat memotivasi sejumlah anak diwilayah masyarakat adat kajang, meningkatkan nilai-nilai pendidikan Agama, yang dilakukan sejak dini,” terang A’la.

Layanan sosial ini, sesungguhnya upaya layanan dasar pemerintah, walaupun belum sepenuhnya maksimal, diharapkan dapat menjadi salah satu cerminan dimana, negara hadir pada sejumlah kelompok masyarakat tentan dan marginal.

” Kunjungan ini juga sebagai bagian dari monitoring Program Pelayanan sosial keagamaan yang dilaksanakan Lakpesdam PCNU Bulukumba,” tutup A’la. (Uno)

Pos terkait

banner 300600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.