Jalurdua.com mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional Indonesia 9 Februari 2024

Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

― Advertisement ―

spot_img

Jarak Dekat, Andi Herfida Optimis Kontingen FASI Bulukumba Raih Juara di Bantaeng

JalurDua.Com, Bulukumba - Sebelum berangkat untuk mengikuti lomba Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, kontingen FASI Bulukumba dijamu dan bersilaturahmi dengan...
BerandaEdukasiKerja Keras dan Kolaborasi, Bulukumba Menuju Kabupaten Layak Anak Madya Tahun 2024

Kerja Keras dan Kolaborasi, Bulukumba Menuju Kabupaten Layak Anak Madya Tahun 2024

JalurDua.Com, Bulukumba – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba menarget pencapaian Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat Madya di tahun 2024 ini. Di mana sebelumnya di tahun 2023, Bulukumba menyabet penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak tingkat Pratama.

Dengan demikian, Pemkab Bulukumba terus mengoptimalkan indikator-indikator untuk pencapaian tersebut.

Pemkab Bulukumba melaksanakan coaching clinic dalam rangka optimalisasi inputan data/dokumen pada aplikasi Evaluasi Mandiri Kabupaten Layak Anak (EM-KLA) bagi penanggung jawab KLA OPD, Instansi Vertikal, Lembaga Masyarakat dan lainnya selama dua hari, Jumat-Sabtu, 21-22 Juni 2024.

Coaching Clinic dibuka oleh Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf di ruang rapat Sekda Bulukumba, Jumat, 21 Juni 2024. Wabup Edy Manaf didampingi oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Bulukumba, dr Wahyuni.

Dalam sambutannya, dr Wahyuni mengapresiasi seluruh OPD, instansi vertikal, dan stakeholder yang telah bekerja keras dan berkolaborasi dalam penginputan data/dokumen tersebut. Ia berharap Bulukumba bisa naik level di tahun ini.

“Tahun lalu kita sudah Kabupaten Layak Anak tingkat Pratama. Semoga tahun ini, Bulukumba bisa naik level menjadi Kabupaten Layak Anak tingkat Madya,” kata dr Wahyuni.

Ia menjelaskan, Kabupaten Layak Anak adalah kabupaten/kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program, dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak dan perlindungan anak.

“Upaya optimalisasi inputan data/dokumen ini akan berakhir pada 28 Juni 2024, serta memastikan data/dokumen yang telah diinput memenuhi 24 indikator pertanyaan dengan 9 komponen kunci pada 5 klaster dan dekela kelana (desa kelurahan layak anak dan kecamatan layak anak),” jelas dr Wahyuni.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) DP2KBP3A, Irmayanti Asnawi, juga optimistis Bulukumba bisa lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Semoga tahun ini kita naik peringkat, aamiin,” kata Irmayanti Asnawi berharap.

“Semoga nilai bisa kita tingkatkan dengan kolaborasi, kerja sama, dan kerja cerdas yang solutif,” sambungnya.

Adapun narasumber Coaching Clinic, yaitu Rosniaty, fasilitator KLA Provinsi Sulawesi Selatan.(*)