Kini Giliran Semarang, Tempe dan Tahu mulai Langka, Akibat Harga Meroket
Gambar Ilustrasi - Foto : emiternews.com Jalurdua.com - Jakarta | Sejak naiknya harga kedelai beberapa waktu lalu, keberadaan tahu dan tempe di beberapa pasar tradisional Kota Semarang, Jawa Tenga...
"Tiba-tiba sulit mencari tempe dan tahu buat pelengkap makanan yang saya jual," mengutip jelasnya kepada Kompas.com, Kamis, 24/2/2022.
Fitri mengaku sering pulang dengan tangan kosong. Beberapa kali dia datang ke Pasar Gabeng Jangli, Kecamatan Tembalang, tapi tidak mendapat barang yang dicari.
"Awalnya tahu dulu yang hilang, sekarang disusul tempe," ucapnya
Ia meyakini, stok kedelai saat ini masih aman. Namun, harganya memang naik. Untuk itu, dia meminta kepada petani kedelai lokal untuk ikut bersaing.
"Dengan kemandirian pangan dari petani lokal bisa lebih mudah untuk dikontrol," terangnya.
- 1
- 2
- BPS Canangkan Desa Cantik Rilau Ale, Ubah Desa Jadi Subjek Data
- Apdesi Merah Putih Deklarasi Desa Bersinar di Bulukumba
- Pemkab Bulukumba Perkuat Tata Kelola Data Berbasis Spasial
- Jelang 70 Tahun Diplomasi: Indonesia-Jepang Kian Solid
- WNI di Malaysia Diimbau Ikut Repatriasi Migran Sebelum Berakhir
- BPS Canangkan Desa Cantik Rilau Ale, Ubah Desa Jadi Subjek Data
- Apdesi Merah Putih Deklarasi Desa Bersinar di Bulukumba
- Penyelamatan Penyu Lekang Bulukumba: Kembali ke Laut Lepas
- Pemkab Bulukumba Perkuat Tata Kelola Data Berbasis Spasial
- Jelang 70 Tahun Diplomasi: Indonesia-Jepang Kian Solid