Kopi Bisa Picu Migrain Jika Keseringan, Ini Aturan Minumnya Dalam Sehari

  • Whatsapp
banner 300600

JALURDUA.COM– Kebiasaan berkumpul dengan teman-teman lalu meminum kopi adalah hal yang sangat asik untuk dilakukan, apalagi jika hal itu dilakukan ditempat-tempat yang nyaman.

Bahkan beberapa orang, dalam sehari harus berpindah tempat untuk melakukan pertemuan dan diskusi kecil, pastinya momen ini selalu disuguhi kopi sebagai pelengkapnya. Sebagai pecinta kopi, itu hal yang harus dilakukan.

Bacaan Lainnya

banner 300600

    Tetapi tahukah anda, sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam The American Journal of Medicine menemukan, minum kopi atau minuman berkafein lainnya terlalu banyak dapat menjadi pemicu migrain. Apalagi, jika orang tersebut memang sensitif terhadap kafein.

    Para peneliti menemukan, mengonsumsi setidaknya tiga gelas minuman berkafein dalam sehari, memiliki kemungkinan untuk meningkatkan risiko migrain yang lebih tinggi pada hari itu juga atau pada hari berikutnya.

    Jika hanya mengonsumsi satu atau dua gelas minuman berkafein, umumnya tidak akan terkena migrain.

    “Menariknya, meskipun beberapa pasien dengan migrain episodik yang biasanya terjadi 15 kali dalam sebulan, berpikir untuk menghindari kafein, kami menemukan bahwa minum satu hingga dua gelas per hari tidak akan terkena migrain,” kata penulis senior Dr Suzanne Bertisch, asisten profesor di Harvard Medical School, Amerika Serikat.

    Kafein memiliki peran yang sangat kompleks, dampaknya akan terasa dari seberapa banyak orang mengonsumsinya.

    Selain dapat memicu migrain, kafein juga memiliki efek menghilangkan rasa sakit.
    Dalam studi baru, para peneliti menganalisis informasi dari hampir 100 orang dewasa yang didiagnosis menderita migrain episodik.

    Peserta mengisi survey daring sebanyak dua kali sehari dalam enam minggu untuk mencatat asupan kafein mereka, termasuk jumlah porsi kopi, the, soda, dan minuman berenergi yang telah mereka konsumsi.

    Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah mereka mengalami migrain atau tidak pada hari itu.

    Rata-rata, peserta melaporkan telah mengalami sekitar delapan kali migrain selama periode penelitian.

    Semua peserta melaporkan bahwa mereka mengonsumsi kafein setidaknya satu kali dan setidaknya satu kali dan rata-rata mereka mengonsumsi sekitar delapan gelas per minggu.

    Peneliti juga membandingkan laporan migrain pada saat hari-hari mereka mengonsumsi kafein dengan laporan migrain pada hari-hari mereka tidak mengonsumsi kafein

    Secara keseluruhan, peserta lebih mungkin mengalami sakit kepala migrain pada hari-hari saat mereka mengonsumsi tiga atau lebuh minuman berkafein, dibandingkan dengan hari-hari mereka tidak mengonsumsi kafein.

    Tetapi tidak ada hubungan antara sakit kepala migrain dan konsumsi satu atau dua minuman berkafein.

    Namun, di antara orang-orang yang jarang mengonsumsi kafein, meminumnya sebanyak satu atau dua gelas per hari dapat meningkatkan kemungkinan migrain.

    Penelitian diadakan setelah peneliti memperhitungkan faktor-faktor lain yang dapat memicu migrain, misalnya konsumsi alkohol, stres, olahraga, dan kurang tidur. (Wan)


    Pos terkait

    banner 300600

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.