BerandaHeadlineKuasa Hukum Anton Permana Apresiasi Ahli ITE Dari JPU

Kuasa Hukum Anton Permana Apresiasi Ahli ITE Dari JPU

Jalurdua.com – Jakarta | Agenda sidang ke 35 dugaan hoaks dan ujaran kebencian petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Dr. Anton Permana (AP), Senin 4/10/2021 di PN Jakarta Pusat, Jaksa Penuntut Umum (JPU) hadirrkan Saksi Ahli ITE, Dr. Ronny dari salah satu Universitas di Surabaya.

Ditanya terkait keterangan Ahli ITE usai sidang, Koordinator Penasehat Hukum Anton Permana, Abdullah Alkatiri sebut bahwa keterangan Ahli objektif.

Alkatiri ceritakan apa yang disampaikan ahli didepan persidangan terkait Pasal 28 Ayat 2 UU ITE adalah yang tidak berhak sampaikan pendapat adalah seseorang yang tidak memiliki kapasitas dan kemampuannya diakui oleh lembaga negara.

“Itu artinya bahwa tuduhan JPU terhadap Anton yang lakukan hoak dan ujaran kebencian di media sosial unsurnya tidak terpenuhi, sebab Anton adalah seorang narasumber, pengamat militer, mantan LEMHANAS yang kapasitasnya diakui,” terang Alkatiri.

Lebih lanjut ia jelaskan bahwa Ahli ITE sebut postingan tulisan Anton yang berjudul “TNI ku sayang, TNI ku malang” yang memviralkan di FB bukan oleh akun Anton, namun disebarkan oleh akun orang lain, seharusnya yang menyebarkan postingan Anton itulah yang diperiksa.

“Kemudian dalam pemeriksaan, kepolisian memeriksa WA di Hp Anton, padahal Anton tidak memposting tulisan tersebut di WA, tapi di FB,” ujar Alkatiri.

Terkait UU ITE, Alkatiri tambahkan bahwa Ahli jelaskan seharusnya unggahan atau postingan Anton diperiksa dan dilaporkan dalam keadaan dapat diakses melalui jaringan internet, bukan dalam bentuk gambar atau screenshot. Hal itu untuk hindari terjadinya fitnah, sehingga bukti yang dilaporkan kuat karena postingannya dapat diakses sehingga keasliannya dapat dibuktikan.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Related News