Jumat, Desember 2, 2022

Larang anggotanya ikut aksi sejuta buruh tolak UU Omnibuslaw, Said Iqbal diprotes keras KSBSI

Date:

Populer hari ini

La Baco

Bagi Belanda, tidak semua anak keturunan ningrat bisa diajak bekerjasama. Terbukti banyak tokoh pemuda terpelajar yang bergelar Andi yang kemudian memimpin gerakan menentang Belanda.

Edukasi dalam penanganan Covid-19 lewat Vaksinasi Jajaran Polres Bulukumba

JalurDua.Com, Bulukumba-Kegiatan Vaksinasi sudah sampai kepada Personel Jajaran Polres...

Jalurdua.com –  Setelah Presiden KSPI, Said Iqbal melalui surat bernomor 0117/DEN-KSPI/VII/2022 tanggal 21 Juli 2022, melarang semua Pimpinan Federasi Afiliasi KSPI ikut aksi sejuta buruh yang akan digelar pada 10 Agustus 2022, menuai berbagai protes.

Protes itu datang diantaranya dari DEN KSBSI melalui surat yang diterbitkan ditanggal yang sama, B.090/Eks/DEN KSBSI/VII/2022.

Isi surat protes kepada KSPI Said Iqbal itu terkait larangan kepada anggotanya yang akan mengikuti aksi sejuta buruh.

Dengan tegas DEN KSBSI menyatakan sebagai bagian dari aliansi Sejuta Buruh menolak UU Ciptakerja Omnibuslaw yang akan turun ke jalan pada tanggal 10 Agustus 2022.

“Surat yang ditandatangani oleh Sdr. Iqbal selaku Presiden KSPI dan Sdr. Ramidi selaku Sekretaris Jenderal KSPI yang menyebutkan KSBSI bagian dari perjuangan aksi bersamanya, maka KSBSI menegaskan bahwa itu tidak benar dan merupakan klam sepihak,” tulis Sekjen KSBSI Dedi Hardianto yang menembuskan surat itu untuk Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban.

Mengkonfirmasi berita tersebut, Ketua Umum KSPSI, Jumhur Hidayat, Kamis malam (21/7/2022) kepada redaksi PikiranMerdeka.com, melalui pesan WhatsApp, menjelaskan sebagai berikut:

1. Sejak awal Said Iqbal tidak dilibatkan karena suka menggunakan jalur lobby.

2. Beberapa federasi sudah tidak percaya dengan dialog terkait omnibuslaw ini. “Jadi ya beda, bukan mis-komunikasi. Menariknya ada anggota federasi di KSPI yaitu ASPEK Indonesia ikut gabung aksi sejuta buruh. Tapi ya nggak tahu pasca larangan itu.” terang Jumhur Hidayat.

“KPBI yang merupakan mitra KSPI tadinya ikut bergabung dalam aksi Sejuta Buruh. Tapi karena larangan Said Iqbal yang merupakan mitranya di Partai Buruh maka pimpinan KPBI minta agar nama organisasi itu di-drop dari keanggoraan aliansi aksi Sejuta Buruh,” ungkap Ketua KSPSI menutup keterangan.

Sebelumnya marak diberbagai pemberitaan bahwa Aksi Aliansi Sejuta Buruh yang dimotori oleh Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di bawah komando Jumhur Hidayat, direncanakan akan digelar pada 10 Agustus 2022 mendatang.

(Agusto/PM – JH)

Terbaru