Launching Rumah Inovasi Pemuda, Bupati : Bulukumba Miliki Beragam Potensi Pemuda

  • Whatsapp
banner 300600

JALURDUA.COM, BULUKUMBA- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bulukumba menginisiasi program Rumah Inovasi Pemuda Bulukumba yang disingkat Rinduku. Peluncuran proyek tersebut dilakukan Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali didampingi Kepala Dispora, Andi Asrar Amir di Ruang Pola Bupati. Rabu, 16 Oktober 2019.

Bupati AM Sukri Sappewali mengapresiasi proyek inovasi tersebut. Menurutnya Rinduku sangat diperlukan di Bulukumba mengingat daerah ini memiliki potensi pemuda yang lebih di banding daerah lainnya. Berdasarkan data, jumlah pemuda sebesar 24,6 persen dari jumlah penduduk Bulukumba atau berkisar 107.905 orang yang berusia antara 16-30 tahun yang bergerak di berbagai bidang.

Bacaan Lainnya

banner 300600

“Di Bulukumba ini ada beragam kelompok, seperti teater, ada LSM, kelompok pengusaha dan banyak lagi yang digerakkan oleh pemuda,” bebernya.

Dikatakannya, Bulukumba tempat berkumpulnya multi etnis sehingga ada beragam potensi pemuda. Dengan diberi ruang gerak melalui Rinduku, pemuda akan semakin berkembang. Harapannya program itu diaplikasikan dan terus berlanjut. 

Kabid Pemberdayaan Pemuda dan Kepramukaan, Indrawaty Amin menjelaskan, Rinduku sebagai wadah agar pemuda dapat lebih leluasa mengembangkan ide dan bakat serta meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya mereka di bidangnya masing-masing.

    “Melalui program itu diharapkan pemuda dapat diapresasi dan didorong untuk melahirkan ide dan gagasan juga tindakan serta aksi nyata dan berdaya saing,” ungkapnya.

    Keberadaan Rinduku, lanjutnya akan membantu pemerintah daerah dalam meraih predikat Kabupaten Layak Pemuda Tingkat Nasional. Serta mewujudkan visi misi pemerintah daerah Kabupaten Bulukumba dalam peningkatan kualitas sumberdaya manusia yang berjiwa kompetitif.

    Namun selama ini belum ada wadah, selain itu kolaborasi antar pemuda baik komunitas maupun organisasi pemuda serta pemuda kreatif belum optimal. Belum adanya dukungan regulasi terhadap keberlanjutan karya maupun inovasi para pemuda.

    “Kabupaten Layak Pemuda ada tiga indikator. Adanya kegiatan kepemudaan, akses kemudahan bagi pemuda dalam beraktivitas dan regulasi. Regulasi ini yang belum kita punya,” bebernya.

    Usai launching Rinduku, acara dilanjutkan dengan seminar Imteq Kepemudaan yang dibawakan oleh Anggota DPRD Bulukumba, H. Safiuddin. Kegiatan ini diikuti puluhan pemuda dari siswa-siswi SMA/sederajat dan perwakilan dari organisasi pemuda Bulukumba. (Uno)

    Pos terkait

    banner 300600

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.