BerandaNewsMAHKAMAH AGUNG HARUS KRITIS TERHADAP PROFESOR YUSRIL IHZA MAHENDRA

MAHKAMAH AGUNG HARUS KRITIS TERHADAP PROFESOR YUSRIL IHZA MAHENDRA

Jalurdua.com – Jakarta | Mantan Menteri Hukum dan HAM di era Presiden SBY, Prof Yusril Ihza Mahendra (YIM) diangkat oleh lawan-lawan AHY menjadi kuasa hukum untuk melakukan judicial review Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat ke Mahkamah Agung (MA).

Langkah Yusril tersebut dikritisi oleh banyak kalangan elit Partai Demokrat, salah satunya Aam Sapulete, SH, MH.

Dalam keterangan tertulisnya yang dikirim ke redaksi pada hari Minggu sore 26/9/2021, ia sampaikan agar Mahkamah Agung (MA) harus kritis terhadap Prof. Yusril Ihza Mahendra atas gugatannya yang diajukan ke Lembaga Tinggi Negara ini.

Kritikan petinggi dan senior Partai Demokrat ini menyoroti beberapa hal, antara lain, sbb :

  1. Dengan kepakaran yang dimilikinya, Yusril Ihza Mahendra coba-coba mempengaruhi Hakim Mahkamah Agung?
  2. Mahkamah Agung (MA) harus paham, sebaga pakar, Yusril Ihza Mahendra harusnya kedepankan hati nurani. Faktanya, kenapa yang dibela tukang begal partai?
  3. Jika Yusril Ihza Mahendra peduli pada Demokrasi dan Keadilan, kenapa baru sekarang melakukan Judicial Revew (JR) ke MA? kenapa tidak sejak awal disaat tidak ada konflik? Jelas sekali ada sesuatu hal yang dicari oleh Yusril Ihza Mahendra.
  4. Mahkamah Agung harus paham bahwa Yusril Ihza Mahendra membela peserta KLB PD ILEGAL (KLB PD ABAL-ABAL) yang dilaksanakan di Deli Serdang Sumut pada 5 Maret 2021.
  5. Yusril Ihza Mahendra jangan berlindung dibalik demokrasi dan keadilan, apakah terpilihnya Yusril Izha Mahendra sebagai ketua umum Partai Bulan Bintang di Muktamar V Partai Bulan Bintang di Bangka Belitung pada 25-27 September 2019 apakah demokratis atau tidak.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Related News