Memasuki hari tenang, KPID mengingatkan lembaga penyiaran untuk mematuhi aturan pilkada

  • Whatsapp
Busran Riandhy, Komisoner KPID Sulawesi Barat(foto: Istimewa)
banner 300600

JalurDua.Com, Mamuju – Pada masa tenang pilkada, lembaga penyiaran diminta untuk untuk tidak lagi menayangkan iklan kampanye pasangan cabup dan wabup yang bertarung di pilkada empat kabupaten di sulbar,” kata komisioner KPID sulbar Busrang Riandi di mamuju, minggu 6 Desember 2020.

komisi penyiaran indonesia daerah (KPID) sulawesi barat meminta kepada lembaga penyiaran di sulbar tidak lagi menanyangkan iklan kampanye pilkada pasangan calon bupati dan wakil bupati karena sudah masa tenang.

Bacaan Lainnya

banner 300600

”Memasuki hari tenang, tidak menutup kemungkinan, ada kampanye siluman di lembaga penyiaran ini kita awasi,” ujarnya.

Menurut dia, iklan layanan masyarakat yang diawasi adalah iklan mengenai perjalanan paslon pilkada sejak pendaftaran hingga berakhirnya kampanye.

”KPID akan terus mengingatkan lembaga penyiaran untuk mematuhi aturan pilkada dan akan terjun ke lapangan melakukan pemantauan dan pengawasan isi siaran,” katanya. dikutip dari laman antaranews.com.

Ia juga mengatakan lembaganya akan mengawasi kepatuhan lembaga siaran di sulbar untuk tidak merilis hasil perhitungan suara sebelum waktunya ditetapkan penyelenggara pilkada.

Ia mengatakan KPID sulbar juga akan melakukan pengawasan dan pemantauan lembaga penyiaran di empat kabupaten di sulbar.

”Lembaga penyiaran yang melanggar, sanksi yang akan di berikan teguran berupa teguran tertulis dan penghentian program siaran hingga pencabutan izin,” ujarnya.

Ia berharap, penyelenggara pilkada dapat menjaga dan menjalankan protokol kesehatan sebagai adaptasi kebiasaan baru dalam pilkada serentak 2020.(*)

Pos terkait

banner 300600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 Komentar