Momentum Perubahan: Menata Ulang Pembinaan Sepak Bola dari Daerah
Menata ulang pembinaan sepak bola daerah membutuhkan sentuhan sport science dan penguatan karakter. Simak opini Saiful Alief Subarkah tentang reformasi bola.
Investasi pada infrastruktur mungkin mahal, namun biaya kegagalan generasi jauh lebih mahal harganya. Jika kita mampu menata ulang pembinaan ini dengan serius, Bulukumba dan daerah-daerah lain di pelosok Nusantara akan menjadi pabrik pemain berkualitas yang siap menyuplai kebutuhan nasional.
Membangun dari Akar
Menata kembali sepak bola daerah adalah kerja maraton, bukan lari sprint. Kita perlu visi jangka panjang dan komitmen kolektif yang tak tergoyahkan. Harapannya jelas: melahirkan generasi emas yang tidak hanya mahir mengolah si kulit bundar, tetapi juga memiliki karakter baja untuk bersaing di kancah internasional.
Inilah momentum kita. Perubahan tidak akan datang dari langit, melainkan dari keberanian kita membenahi fondasi yang selama ini terabaikan. Mari kita mulai dari daerah, dari sekarang, dan dari hati.
Oleh: Saiful Alief Subarkah
(CEO Bulukumba Sportindo Management)
- Hasil Super League: Dewa United Degradasikan Semen Padang
- Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 1 Orang dan Lukai 4 Lainnya
- Garudayaksa dan PSS ke Super League, Persipura vs Adhyaksa FC Playoff
- Emiten Tjoe Mien (SDMU) Masih Rugi di Q1, Tapi Sahamnya Menanjak, Ada Apa?
- Flick Enggan Nonton Real Madrid, Pilih Lihat Pesulap
- Hasil Super League: Dewa United Degradasikan Semen Padang
- Garudayaksa dan PSS ke Super League, Persipura vs Adhyaksa FC Playoff
- Flick Enggan Nonton Real Madrid, Pilih Lihat Pesulap
- Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 1 Orang dan Lukai 4 Lainnya
- Emiten Tjoe Mien (SDMU) Masih Rugi di Q1, Tapi Sahamnya Menanjak, Ada Apa?