Mengaku Diparangi, Ternyata Tangan Pemuda Ini Terluka Karena Congkel Celengan Masjid di Bulukumpa

  • Whatsapp
Tangan Pado terluka usai terisi beling saat mencuri celengan masjid Rahmatullah.
banner 300600

Jalurdua.com, Bulukumba- Pemuda asal Kassi, Kecamatan Kajang mengalami luka di tangan kanannya. Darahnya berceceran di lantai toilet. Celana jeans biru dan kaos merah yang dikenakannya juga terkena percikan darah.

Pemuda yang diketahui bernama Pado (20) tersebut, awalnya meminta izin kepada warga untuk mandi di toilet masjid Rahmatullah Dusun Waepejje Desa Barugae Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba, sekitar pukul 16.00 sore, Senin (16/12/2019).

Bacaan Lainnya

banner 300600

Pado akhirnya mendapatkan izin untuk mandi dari Jufri, warga setempat yang juga pengurus masjid Rahmatullah.

Sekitar 20 menit berlalu, Pado lalu tergesa-gesa keluar dari toilet. Ia memegang pergelangan tangannya. Darah mulai mengucur. Jemaah masjid sontak menyapanya, ingin mengetahui penyebab luka di tangannya.

“Saya diparangi warga,” Kata Pado, seperti yang disampaikan oleh Kanit Intelkam Polsek Bulukumpa, Bripka Ilyas Ardani.

Karena darah yang terus keluar, Pado akhirnya dilarikan ke Puskesmas Tanete untuk perawatan lukanya. Saat itu, kepada warga mengaku kena sabetan parang.

Bripka Ilyas Ardani mengatakan, saat berada di Puskesmas, pihak perawat meminta kepolisian Polsek Bulukumpa melakukan pendampingan karena Pado mengaku korban pemarangan.

Saat salah satu anggota Polsek Bulukumpa tiba, identitas Pado akhirnya terungkap. Ia diketahui adalah residivis kasus pencurian pada beberapa tempat. Ia akhirnya digeledah. Ditemukan 2 buah flashdisk dalam saku celananya. Flashdisk tersebut milik Masjid Rahmatullah yang dicurinya.

Ia pun diinterogasi. Terungkap, Pado telah menjebol celengan masjid Rahmatullah. Tangannya berdarah karena teriris beling celengan masjid yang terbuat dari kaca.

“Jadi dia berusaha mengelabui. Ternyata tangannya teriris kaca celengan masjid saat berusaha memecahkan celengan itu,” Ujar Bripka Ilyas Ardani.

Untuk melancarkan aksinya, Ilyas Ardani mengaku, Pado memecahkan celengan kaca di dalam toilet masjid. Saat itulah tangannya teriris.

“Kami sudah lakukan pemeriksaan. Dia diketahui spesialis maling jualan warga di kampungnya. Namun, kami memastikan, Pado bukanlah pelaku maling celengan Masjid Jabal Taqwa (Masjid Raya Tanete),” Jelas Ilyas Ardani.

Kini pelaku meringkuk di Mapolsek Bulukumpa demi mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Uno)

Pos terkait

banner 300600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.