Nyanyian tak Bersajak yang Membawa Petaka

  • Whatsapp
banner 300600

Pukul 16:45 WIB, 30/mei/2020 9 jam sebelum kejadian……
Mbah darsiem panggilan akrabnya, dia tinggal di sebuah perkampungan kecil di jakarta selatan. kampung itu sering disebut kampung bengek oleh masyarakat sekitar, julukan itu melekat karna hampir semua rumah-rumah kecil petakan yang ada dikampung tersebut terbuat dari triplek dan hampir 90 persen penghuninya berpropesi sebagai buruh srabutan dan pemulung.

Mbah darsiem hidup dengan seorang cucunya yang masih berusia 4 tahun, sehari-hari mbah darsiem bekerja sebagai buruh cuci pakean dan terkadang juga memulung bersama cucunya untuk bertahan hidup.

Bacaan Lainnya

banner 300600

Ovi nama cucu mbah darsiem adalah gadis mungil yatim piatu yang periang, bapaknya meninggal dunia sewaktu dia masih berumur 4 bulan dalam kandungan karna kecelakaan, sedangkan ibunya meninggal sekitar sebulan yang lalu karna terjangkit Virus Covid 19.

Sore itu tak ada kejadian yang janggal sama sekali, seperti biasa didalam gubug reot yang dibangun dari papan dan triplek sisa-sia proyek jalan raya mbah dasiem bercengkrama dengan ovi cucu kesayangan satu-satunya.
Sekitar pukul 17:00 ovi menangis dan minta keluar untuk jalan-jalan, demi menuruti keinginan cucu kesayanganya diapun bergegas tanpa basa basi. Sebelum keluar rumah mbah darsiem berpesan sama cucunya

“Ovi… nanti kalo pengin buang air besar atau pipis bilang mau nyanyi yah ..jangan bilang mau berak.. gak sopan..!”
“Iya mbah….” jawab si ovi

Maksud mbah darsiem adalah biar terkesan sopan dan tidak jijik didengar.
Hari menjelang maghrib mataharipun sudah mulai memerah, Setelah dirasa bosan main kesana kemari ovipun minta pulang kerumah.
Masih berjalan normal dan baik-baik saja seperti hari-hari yang lalu, mereka berdua bercanda nonton tv dan makan cemilan seadanya.

Menjelang pukul sembilan malam merekapun sudah mulai sangat lelah dan mengantuk, tak lama kemudian ovipun tertidur pulas dipangkuan mbah darsiem. Dengan sangat hati-hati mbah darsiem memindahkan tubuh mungil ovi ke tempat tidur dan menyelimutinya, merekapun akhirnya tertidur pulas.

“ne…ne…ne…?”
sekitar pukul 02:15 Ovi terbangun dan menggoyang-goyangkan bahu mbah darsiem agar terbangun. Tak lama kemudian mbah darsiempun menyautinya dengan nada lirih penuh lelah serta matapun masih terpejam

“kenapa ovi….?”
“ovi pengin nyanyi nek….?”
“waduh ovi…masa malem-malem gini mau nyanyi…besok sajalah ovi nyanyi sepuasnya”
“ovi dah gak tahan nek…pengin nyanyi..”

dengan mata masih terpejam karna kantuk yang luarbiasa mbah darsiempun akhirnya
“yaudah ovi nyanyi aja sini deket telinga mbah”
“gak apa-apa nek nyanyi deket telinga nenek..?”
“iya gak apa-apa”

AKHIRNYA……..PETAKAPUN TERJADI
*Mbah darsiem lupa dengan pesanya tadi sore sama ovi kl mw pipis atau buang air besar suruh bilang NYANYI.

selanjutnya anda bisa bayangkan sendiri kalo si ovi kebelet pipis mungkin masih agak mending…nah kalo kebelet buang air besar…?

Malam yang sial buat mbah darsiem.
sekian….

Pos terkait

banner 300600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.