Operasi Tambang Ilegal Oleh Polres Bulukumba Bocor, Kok Bisa?

  • Whatsapp
Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Bulukumba, Ipda Rusmin.
banner 300600

JALURDUA.COM, BULUKUMBA- Masalah tambang kini jadi perhatian khusus kepolisian Resort Bulukumba.

Pengawasan berupa operasi pada lokasi penambangan Ilegal galian C terhadap beberapa lokasi di Kecamatan Ujung Loe, beberapa pekan terakhir diperketat.

Bacaan Lainnya

banner 300600

Hal tersebut merupakan tindak lanjut laporan warga, yang resah akan aktifitas tambang ilegal, yang dianggap menganggu dan merusak badan sungai Balantieng.

    Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Bulukumba, Ipda Rusmin, Selasa,3 September 2019 di ruang kerjanya mengatakan, operasi yang dilakukan pihaknya diantaranya, Desa Manyampa, Kecamatan Ujung Loe, Bulukumba.

    Namun sayangnya, operasi yang kerap dilakukan unit Tipidter dibantu Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Daerah (DKLHD) selalu tercium oleh para penambang, sehingga operasi hanya menemukan alat tambang saja.

    ” Beberapa pekan ini kita aktif turun operasi, namun kayaknya sering bocor,” kata Rusmin.

    Dari beberapa operasi, Rusmin mengaku mengamankan beberapa perlengkapan tambang seperti rudal, sekop, dan alat tambang lainya.

    Polisi kata Rusmin bukan kali ini saja
    aktif dalam penindakan tambang Ilegal, namun telah sejak lama.

    Salah satu buktinya, dua penambang ilegal kata Rusmin kini telah merasakan sel penjara di Lapas II A Bulukumba.

    Yakni Puang Langga bersama Arifuddi yang merupakan kepala Dusun Kailie, Desa Manyampa. (Uno)

    Pos terkait

    banner 300600

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.