Jumat, Juli 1, 2022

Pelaku Simpan 7 Mayat Bayi dalam Kotak Makan di Makassar Sejak 2012

Date:

Populer hari ini

Usut Tuntas Penyebar Berita Bohong Revisi Permen ESDM No.49/2018

Indonesian Resources Studies (IRESS) dengan ini meminta aparat penegak...

Jalurdua.com – Kasus penyimpanan tujuh mayat bayi dalam tempat makan di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, telah berlangsung sejak 2012.

“Dari keterangan sementara ya, bahwa peristiwa (aborsi) ini sudah berlangsung sejak tahun 2012, sampai sekarang,” kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto, Rabu (8/6).

Diduga lokasi aborsi kedua tersangka, kata Budhi, berpindah-pindah hingga terakhir di salah satu rumah kos yang berada di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

“Tempatnya berpindah-pindah, namun ketika setelah si bayi atau janin ini bisa diaborsi, kemudian janin itu disimpan (kotak makanan),” tuturnya.

Budhi menerangkan, tersangka perempuan berinisial, NM ini berstatus sebagai salah satu karyawan di kantor kesehatan.

“Dia bekerja di dalam kesehatan lah, sehingga dia memiliki pengalaman medis. Kemudian pasangannya membantu saat melakukan aborsi,” jelasnya.

Saat ini, kata Budhi, kedua tersangka yang berhasil ditangkap di Konawe, Sulawesi Tenggara dan di Kalimantan masih dalam perjalanan ke Makassar.

Penemuan tujuh mayat bayi yang disimpan dalam tujuh kotak makan di kamar kos di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan beberapa tersisa hanya tulang belulang.

Tulang belulang tujuh bayi tersebut saat ini masih berada di ruang jenazah Forensik Biddokkes Polda Sulawesi Selatan untuk dilakukan pemeriksaan.

“Dari hasil analisa identifikasi, ternyata kami temukan berupa tulang belulang. Setelah kami rekonstruksi, ternyata memang berisi tulang-tulang janin. Jumlahnya kurang lebih tujuh,” kata Kabid Dokkes Polda Sulsel, Kombes Pol Yusuf Mawardi, Rabu (8/6).

Meski demikian, Yusuf mengaku pihaknya belum mengetahui secara pasti motif pelaku menyimpan tujuh jasad bayi tersebut ke kotak-kotak makan di dalam kosan tersebut.

“Masih kita diselidiki lebih lanjut dan sesuai permintaan pihak penyidik Reskrim, kami hanya mengidentifikasi jenazah saja,” ujarnya.

Sementara, pelaku yang menyimpan jasad tujuh bayi tersebut saat ini telah diamankan pihak kepolisian untuk dibawa ke Makassar.

“Pelaku masih dalam perjalanan ke Makassar,” kata Kanit Reskrim Polsek Biringkanaya, Iptu Nurman Matasa kepada CNNIndonesia.com.

Sebelumnya,warga sekitar rumah kos di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dikagetkan dengan penemuan mayat bayi berusia enam bulan yang tersimpan di dalam kotak makanan di salah satu kamar. Pihak kepolisian saat ini tengah mengejar orang tua bayi tersebut yang diduga telah meninggalkan Makassar.

Penemuan itu bermula ketika salah satu saksi tengah membersihkan kamar kontrakan yang ditinggal oleh perempuan yang diduga ibu bayi tersebut sejak tahun 2021 lalu. Namun, perempuan kembali ke kampung halamannya sejak tiga bulan lalu dengan alasan orang tuanya sementara sakit keras.

(Agt/Sumber: CNN)

Terbaru