Pernikahan Terpaut 56 Tahun di Tegal, Ternyata Kakek Sudirgo Yang Dilamar

  • Whatsapp
banner 300600

JALURDUA.COM– Pernikahan Kakek berusia 83 tahun dan gadis 27 Tahun bernama Nuraeni di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, sontak menjadi perbincangan warganet.

Sudirgo atau Mbah Dirgo menjadi terkenal setelah mempersunting istrinya yang terpaut usia 56 tahun lebih muda darinya. Foto-foto pernikahannya yang berlangsung Minggu (18/8/2019) pun langsung beredar luas di media sosial.

Bacaan Lainnya

banner 300600

Saat ditemui di kediamannya di Desa Pagerbarang, mbah Dirgi menyebut istrinya bukan gadis di bawah umur seperti yang banyak dipertanyakan orang. Menurut dia, Nuraeni kini berusia 27 tahun dan sebelumnya pernah menikah di usia 16 tahun namun belum memiliki anak.

Nur, sapaan akrab istrinya, adalah warga Desa Jatilaba, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal.

Mbah Dirgo sebelum menikahi Nur berstatus Duda. Istrinya terdahulu meninggal dunia.

Awal mula pertemuannya dengan Nur terjadi pada awal Juli 2019. Nur adalah salah satu “pasiennya”. Mbah Dirgo, oleh penuturan warga sekitar, diketahui sebagai “orang pintar” yang kerap mengobati orang sakit.

Dari beberapa kali pertemuan itu, mulailah Nur menaruh hati yang kemudian disampaikan ke ayahnya Sukadi (63).

“Nur dan keluarga sempat menyampaikan maksudnya. Dan saya sempat heran kenapa mau menikah dengan saya. Waktu itu saya sarankan memilih pria lain yang lebih muda,” kata Mbah Dirgo Dikutip dari Kompas.com.

Sementara, menurut Sukadi, ayah Nur, sejak menyandang status janda, anaknya itu sempat mengalami depresi karena bercerai. Saat itu, Nur memilih berpisah karena tidak mendapat nafkah dari suami.

Karena sering bertemu, buah-buah cinta muncul dimulai dari Nur. Nur menyatakan ke orangtuanya untuk menentukan pasangan hidup.

Bagi Sukardi, ia tak mempersoalkan siapa pun jodohnya. Asalkan anaknya bahagia dan sehat, ia dan keluarga turut bahagia.

Bahkan, Nur mengaku juga telah meminta pertimbangan ke beberapa anak calon suaminya.

“Sebelumnya saya nanya bapak dulu. Saya waktu itu bilang yang penting saya bisa sehat dan senang bisa menikah. Dan bapak mengizinkan. Saya juga sempat minta masukan anak kakek (Mbah Dirgo),” ujar Nur.

Pernihakan pun akhirnya dilangsungan di kediaman Mbah Dirgo sehari setelah perayaan HUT Kemerdekaan RI. (Wan)

Pos terkait

banner 300600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.