Jalurdua.com mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional Indonesia 9 Februari 2024

Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

― Advertisement ―

spot_img

Jarak Dekat, Andi Herfida Optimis Kontingen FASI Bulukumba Raih Juara di Bantaeng

JalurDua.Com, Bulukumba - Sebelum berangkat untuk mengikuti lomba Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, kontingen FASI Bulukumba dijamu dan bersilaturahmi dengan...
BerandaNewsPeternak Sapi Bulukumba Antusias Terhadap Program Inseminasi Buatan

Peternak Sapi Bulukumba Antusias Terhadap Program Inseminasi Buatan

JalurDua.Com, Bulukumba – Program Inseminasi Buatan (IB) menjadi sorotan utama bagi para peternak sapi di Kabupaten Bulukumba. Di bawah kepemimpinan Penjabat Gubernur Bahtiar Baharuddin, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) sedang mendorong penggunaan IB untuk meningkatkan produksi ternak, terutama sapi.

Alimuddin, seorang peternak di Desa Palambarae, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, turut memberikan pandangan. Dia menjelaskan bahwa kebanyakan peternak di desanya umumnya mengandalkan sapi lokal. Namun, Alimuddin dan rekan-rekannya di Kelompok Tani Ternak Pa’pada Elo telah konsisten dalam memelihara berbagai jenis sapi.

“Saat ini, sapi Bali atau sapi lokal Indonesia masih mendominasi, namun kami juga memiliki sapi hasil perkawinan silang antara sapi Bali dengan sapi Limosin atau Simental,” ungkap Alimuddin saat kunjungan Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, ke Desa Palambarae.

Bagi Alimuddin dan rekan-rekan peternak lainnya, Program IB merupakan angin segar yang membawa harapan baru dalam meningkatkan jumlah dan kualitas produksi sapi. Mereka juga berharap agar pemerintah, baik di tingkat Kabupaten Bulukumba maupun Pemerintah Provinsi Sulsel, dapat memberikan bantuan obat-obatan serta mendukung pengembangan sapi peranakan Limosin dan Simental.

“Kami berharap pemerintah bisa membantu kami dalam hal obat-obatan. Kami juga ingin melakukan Inseminasi Buatan dengan bibit sapi Simental atau Limosin agar dapat menghasilkan sapi-sapi peranakan,” tambahnya.

Program Inseminasi Buatan tidak hanya menjadi solusi praktis bagi peningkatan produksi ternak, tetapi juga menjadi momentum bagi peternak sapi Bulukumba untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas peternakan mereka. Dukungan pemerintah diharapkan dapat mempercepat kemajuan sektor peternakan sapi di daerah ini, mewujudkan cita-cita peternak untuk memiliki sapi-sapi peranakan yang unggul secara genetik dan produktifitas.(*)