Jalurdua.com mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional Indonesia 9 Februari 2024

Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

― Advertisement ―

spot_img

Bupati Cup III Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf Dukung Sepak Bola Lokal Demi Menemukan Bibit Pesepak Bola Nasional

JalurDua.Com, Bulukumba - Turnamen sepak bola bergengsi di Kabupaten Bulukumba, Bupati Cup III, akan dimulai pada Juli 2024. Jadwal ini disepakati dalam rapat koordinasi Asosiasi...
BerandaHeadlinePilkada Gowa Kian Gencar Kampanyekan Kotak Kosong

Pilkada Gowa Kian Gencar Kampanyekan Kotak Kosong

JalurDua.Com, Makassar : Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, kampanye kotak kosong semakin massif dilakukan sejumlah relawan.

masyarakat berkumpul dalam satu komando dalam rangka pencapaian suara kotak kosong di atas 50 persen bisa dilaksanakan. 

Salah seorang relawan Kotak Kosong Gowa, Mursalim mengatakan gerakan memenangkan kotak kosong digagas sejumlah elemen masyarakat di Gowa.

“Sebagian masyarakat menginnginkan adanya regenerasi  calon atau figur baru selain keluarga Yasin Limpo. M mengistilahkan “sai ia-iana mami ammarenta” (dia terus yang memerintah,” kata Mursalim, dikutip dari laman rri.co.id Sabtu 28 November 2020.

Untuk memasifkan gerakan kotak kosong hingga ke pelosok, Mursalim mengaku memiliki jaringan hingga ke kecamatan untuk memastikan kotak kosong mendapatkan suara terbanyak pada Pilbub mendatang.

“Fungsi kontrol check and balances oleh DPRD Gowa atas pemerintah berpotensi tidak maksimal karena 100% kursi mendukung dan tidak adanya oposisi,” tambah Mursalim.

Dikatakannya, selama 25 tahun terakhir Kabupaten Gowa hanya dijadikan sponsor karir politik keluarga, sementara itu pembangunan di Gowa sangat jauh tertinggal dibanding kabupaten yang ada di sekitarnya.

“Janji-Janji kampanye politik lima tahun lalu belum terlaksana. Kekhawatiran menguatnya politik balas jasa  dan KKN akibat aksi dukung-mendukung oleh oknum ASN pada pilkada ini dengan terungkapnya beberapa kasus dukung-mendukung ASN di Bawaslu,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya akan memasang baliho di beberapa daerah dan pusat Kota Gowa untuk mengkampanyekan Kotak Kosong pada Pilkada mendatang.

“Yang paling utama adalah sehatnya demokrasi itu ada namanya kaderisasi kepemimpinan tidak harus di satu kelompok keluarga, ini berpotensi memunculkan politik balas jasa yang kuat oleh pendukung politik di masa lalu,” jelasnya.(*)