Pimpin ABTI Sulsel 2026-2030, Dr. Irfan Dahlan Tancap Gas Lewat 3 Program Prioritas
Dr. Irfan Dahlan, S.Pd., M.Pd resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum ABTI Sulawesi Selatan periode 2026-2030 dalam Musprov di Makassar. Di bawah nakhoda baru, ABTI Sulsel fokus pada tiga program prioritas, termasuk menghidupkan kompetisi usia dini demi mencetak prestasi nasional.
Jalurdua.com MAKASSAR – Dr. Irfan Dahlan,S.Pd.,M.Pd resmi terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Bola Tangan Indonesia ABTI Provinsi Sulawesi Selatan periode 2026-2030. Penetapan dilakukan dalam Musyawarah Provinsi Musprov ABTI Sulsel yang digelar di Hotel Khas Makassar, Minggu 20 Juni 2026.
Dr. Irfan Dahlan terpilih secara aklamasi oleh 8 pengurus kabupaten/kota se-Sulsel. Ia menggantikan kepengurusan demisioner H. Yusran Sofyan, SE,MM untuk melanjutkan tongkat estafet pembinaan bola tangan di Bumi Anging Mammiri.
Musprov ABTI Sulsel dihadiri sejumlah tokoh penting olahraga. Wakil Ketua II KONI Sulsel Drs. H. Herman Hading, M.Pd, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel H. Agus Suherman, SE.MM, serta Ketua Pengurus Besar PB ABTI Bapak Zulfydar Zaidar Mochtar, SE.MM turut memberikan sambutan.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua II KONI Sulsel Drs. H. Herman Hading, M.Pd berharap ABTI Sulsel di bawah nahkoda baru mampu mencetak prestasi hingga level nasional. “KONI Sulsel siap bersinergi dan mendukung penuh program pembinaan yang terstruktur dari usia dini hingga atlet elite,” ujarnya.
Senada, Kadis Dispora Sulsel H. Agus Suherman, SE.MM menegaskan komitmen pemerintah mendukung olahraga prestasi. “Bola tangan punya potensi besar. Kami harapkan ABTI Sulsel segera melahirkan atlet yang bisa mengharumkan nama Sulsel di PON dan kejuaraan nasional,” kata Suherman.
Sementara itu, Ketua PB ABTI Zulfydar Zaidar Mochtar, SE.MM mengapresiasi Musprov yang berjalan demokratis. Ia berpesan agar ABTI Sulsel menjadi barometer pembinaan bola tangan di Sulawesi. “Saya titipkan ABTI Sulsel dan saya bantu 50 bola tangan, Lakukan konsolidasi organisasi, pembinaan berjenjang, dan regenerasi pelatih serta wasit,” pesan Zulfydar.
Usai ditetapkan, Dr. Irfan Dahlan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan seluruh anggota. Ia memaparkan tiga prioritas utama masa kepemimpinannya 2026-2030.
“Pertama, konsolidasi organisasi. Kedua, menghidupkan kompetisi usia dini U-14 dan U-16. Ketiga, sertifikasi pelatih dan wasit bekerja sama dengan PB ABTI, KONI, dan Dispora Sulsel,” jelas Dr. Irfan.
Dr. Irfan juga menegaskan akan menjadikan ABTI Sulsel organisasi yang terbuka, transparan, dan berorientasi prestasi. “Target kita jelas. Sulsel harus bicara banyak di kancah bola tangan nasional,” tegasnya.
Musprov ditutup dengan penyerahan Pataka ABTI dari ketua demisioner kepada Dr. Irfan Dahlan, disaksikan seluruh peserta dan tamu undangan.***