Starlink Hentikan Pendaftaran Pengguna Baru di Indonesia, Ini Penyebabnya
JALURDUA.COM - Layanan internet satelit milik SpaceX, Starlink, mengumumkan bahwa mereka tidak lagi membuka pendaftaran untuk pelanggan baru di Indonesia. Informasi tersebut disampaikan melalu...
Starlink mulai beroperasi di Indonesia pada Mei 2024 melalui peluncuran perdana di Bali. Momen tersebut semakin menarik perhatian publik karena langsung dihadiri oleh pendiri SpaceX, Elon Musk.
Pada awal peluncuran, perangkat keras parabola penerima sinyal dibanderol seharga Rp7,8 juta. Namun, tidak lama kemudian Starlink menurunkan harga menjadi Rp4,68 juta untuk pelanggan awal. Sementara biaya langganan bulanan ditetapkan sebesar Rp750 ribu.
Pendaftaran Baru Dihentikan Sementara
Selain karena kapasitas penuh, Starlink juga menyebutkan alasan lain terkait penghentian sementara aktivasi bagi pelanggan yang membeli perangkat melalui retail atau pihak ketiga.
"Namun, Anda masih dapat menempatkan deposit untuk memesan tempat Anda dalam daftar tunggu dan menerima pemberitahuan segera setelah layanan tersedia kembali," jelas pihak Starlink.
- Makan Bergizi Gratis Maluku: Pacu Sertifikasi SLHS Demi Siswa
- KRI Bima Suci Berlayar ke Singapura, Misi Diplomasi
- Sinergi Diskominfo Sulsel–BMKG, Perkuat Info Cuaca
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui
- Apple Uji Google Gemini AI untuk Tingkatkan Siri, iPhone 17 Belum Dapat Izin Mas...
- Starlink Hentikan Pendaftaran Pengguna Baru di Indonesia, Ini Penyebabnya
- Harga iPhone 16 Turun Drastis Agustus 2025,
- Makan Bergizi Gratis Maluku: Pacu Sertifikasi SLHS Demi Siswa
- KRI Bima Suci Berlayar ke Singapura, Misi Diplomasi