Raker Kopel Dihadiri Aktivis NGO Nasional dan Politisi

  • Whatsapp
banner 300600

JalurDua.Com, Jakarta – Rapat Kerja Kopel Indonesia yang mengangkat tema “Menjadi Lembaga Yang Berintegritas Dalam Mendorong Terwujudnya Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik dan Demokrasi Yang Lebih Beradab” yang digelar virtual, Jumat 11 September 2020.

“Tantangan demokrasi di antaranya kaderisasi partai politik yang mandek, oligarki politik yang semakin menguat, kekuatan parlemen yang melemah, intoleransi yang menguat dan menyempitnya ruang partisipasi publik. Persoalan-persoalan itu harus direspon oleh Kopel sebagai isu strategis,” urai Lutfi Ashari, salah satu pembicara.

Bacaan Lainnya

banner 300600

Diawali dengan tahapan forum dialog terbuka dengan nama sesi Kopel Mendengar, Kopel mendengar masukan publik atas kinerjanya selama ini. Kopel malah sengaja membuka diri untuk dinilai dan dikritik bila ingin lebih maju.

Rapat kerja virtual ini dihadiri sejumlah perwakilan lembaga donor internasional di antaranya Lutfi Ashari (USAID), Alamsyah Saragih (Komisoner Ombudsman RI), Erman Rahman (The Asia Foundation), Anto Sudaryanto (Yayasan TIFA), Novi Anggraeni (CAD).

Beberapa jejaring aktivis NGO lainnya juga hadir. Terutama mereka yang selama ini bersama-sama Kopel Indonesia melakukan advokasi. Di antaranya Titi Anggraeni (Mantan Direktur Perludem) dan Fransisca Fitri (YAPPIKA Action Aid). Mereka memberi masukan, perspektif dan support kepada Kopel Indonesia untuk menyusun desain program kerja kelembagaan dengan perspektif isu-isu kekinian yang lebih relevan dengan kondisi demokrasi dewasa ini.

Hadir pula politisi dan anggota DPRD se-Indonesia yang selama ini bermitra dan bekerja sama dengan Kopel Indonesia di antaranya, Andi Ina Kartika (Ketua DPRD Sulsel), Rudianto Lallo (Ketua DPRD Kota Makassar), Andi Kartini Ottong (Wakil Bupati Sinjai), H. Patudangi (Wakil Ketua DPRD Bulukumba), Kadir Khalid (Politisi Golkar Sulsel), Agus Salim (Anggota DPRD Bogor).

 

Pos terkait

banner 300600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.