BABADESAIN.COM

web desa, Portal Berita, Instansi, Lembaga, Personal, Online shop

Relawan: Vaksin dan Perilaku 3M Bisa Percepat Pemulihan Aspek Kehidupan

JalurDua.Com, Jakarta – Sukarelawan yang tengah berupaya mengurangi permasalahan kesehatan, ekonomi dan sosial akibat pandemi Covid-19 berharap pengadaan vaksin dan penerapan 3M (menggunakan masker, mecuci tangan dan menjaga jarak) mampu mempercepat pemulihan semua aspek kehidupan.

Relawan dari Sulawesi Selatan, dr Aulia Giffarinnisa, mengaku bahwa pada April 2020 mulai tergerak untuk membantu tenaga kesehatan dalam menangani pasien Covid-19 di Jakarta. “Keputusan menjadi relawan sudah ada sejak April. Sebelumnya, saya bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah di Sulawesi Selatan,” katanya dalam diskusi bertema “Berbakti untuk Kemanusiaan Tanpa Pamrih” yang digelar Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), seperti dikutip di Jakarta, Senin (21/12).

Dia mengatakan, keinginan menjadi relawan penanganan pasien Covid-19 tersebut tidak terlepas dari semangat berkontribusi dalam memulihkan kesehatan. “Pada Agustus 2020, orang tua merestui keinginan saya dan akhirnya mulai bertugas di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta pada September,” ucapnya.

Aulia menceritakan, upaya menangani pasien Covid-19 bukan pekerjaan mudah, karena tenaga kesehatan harus terus menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) selama delapan jam. Terlebih lagi diab bertugas di High Care Unit (HCU) yang merawat pasien dengan kondisi memerlukan perhatian khusus.

“Kami bekerja bergiliran selama delapan jam. Biasanya dari pukul 06.00 WIB sampai pukul 14.00. Tetapi karena memakai APD, maka kami mulai persiapan sejak pukul 05.00 dan harus berpuasa selama delapan jam. Karena, kami tidak melepaskan APD,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, relawan Jurnalis Bergerak, Yusrin Zata Lini menginisiasi gerakan sosial untuk membantu kesulitan ekonomi para pekerja lepas harian. “Banyak teman-teman kita di luar sana yang harus bekerja di jalanan untuk mendapat pendapatan harian. Mereka tidak memiliki informasi cukup mengenai Covid-19, sehingga cenderung tidak peduli,” ucap Yusrin.

Inisiatif Yusrin melalui penggalangan dana tersebut untuk membantu para pekerja lepas di lapangan. “Setidaknya menolong kehidupan mereka yang masih harus bekerja di jalanan ini selama satu atau dua minggu ke depan. Kami memberikan bantuan-bantuan ini dalam bentuk sembako, masker, hand sanitizer dan flyer edukasi terkait Covid-19,” paparnya.

Gerakan sosial #JurnalisBergerak mengumpulkan donasi melalui platform digital benihbaik.com, dengan target Rp100 juta. “Meski kami mengatasnamakan jurnalis, tetapi semua orang boleh membantu. Setidaknya kami menjadi wadah untuk masyarakat umum yang ingin berkontribusi. Penerimanya adalah pekerja non formal, seperti tukang ojek, pemulung, pedagang kecil, sopir angkutan umum dan masyarakat terdampak lainnya. Dalam waktu satu bulan terkumpul Rp106 juta dari 339 donatur.” kata Yusrin.

Yusrin dan Aulia berharap, vaksin Covid-19 bisa segera terdistribusi. “Ketika lebih cepat vaksin masuk ke Indonesia, maka lebih cepat juga nantinya membantu memulihkan kehidupan masyarakat dalam mencari pekerjaan dan kehidupan sosialnya. Hadirnya vaksin Covid-19 ini menjadi harapan agar kehidupan bisa kembali normal,” ujar Yusrin.

Aulia menambahkan, meski vaksin sudah datang, masyarakat harus tetap menerapkan perilaku 3M. “Dengan menerapkan protokol 3M, tentu bukan hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga orang di sekitar. Jangan sampai kita menyusahkan orang lain, apalagi tenaga kesehatan yang sudah berjuang,” imbuhnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BABADESAIN.COM

web desa, Portal Berita, Instansi, Lembaga, Personal, Online shop

Latest Posts