Sejak SMP Tomy Satria Disukai Banyak Orang

  • Whatsapp
banner 728x90

Bulukumba, JalurDua.Com – Hari itu Sabtu (11/7/2020), hujan deras baru saja mengguyur Kecamatan Bulukumpa. Dedaunan pun masih basah kuyup. Termasuk orang-orang yang sedang hadir dalam silaturahmi Millenial Bulukumpa – Rilau Ale di Jl. Andi Oddang, Kelurahan Jawi-Jawi.

Hajjah Marhaeni sedang membuka cerita nostalgia masa SMP Tomy Satria Yulianto. (Dok: Ist.)

Seorang perempuan paruh baya sedang berdiri di atas panggung berlatar belakang foto pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada 2020, Tomy Satria Yulianto dan Andi Makkasau.

Bacaan Lainnya

banner 300600

Ia kenakan masker hijau. Senada dengan hijabnya. Baju merah polos yang dikenakannya sebagai pelengkap 3 warna partai yang mengusung pasangan bertagline Kacamatayyamo.

Kehadiran Hajjah Marhaeni dan cerita nostalgianya di atas panggung mengundang gelak tawa. Juga keceriaan. Bagaimana tidak, perempuan berkulit hitam manis itu berani mengungkap keseharian Tomy Satria Yulianto di masa silam. Meskipun awalnya ia agak sungkan dan segan, takut Tomy Satria marah. Apalagi saat ini Tomy Satria masih sedang menjabat Wakil Bupati Bulukumba.

Saidar diwawancarai oleh Fatahuddin HDK. (Dok: Ist.)

Namun faktanya berbeda. Hajjah Marhaeni bukanlah orang yang baru dikenal Tomy Satria. Mereka telah bersahabat sejak masa sekolah di SMP Negeri 1 Tanete, Kecamatan Bulukumpa. Yah, itu karena mereka satu sekolah. Hajjah Marhaeni duduk di Kelas 3 E sedangkan TSY di Kelas 3 D.

“Saya sudah lama kenal dengan Pak Tomy, saya di kelas 3D, dia di kelas 3E,” Ujarnya saat dicecer pertanyaan oleh Fahidin HDK, Ketua Tim Pemenangan Kacamatayya.

Tak hanya soal itu, Hajjah Marhaeni membeberkan bagaimana sosok Wabup Bulukumba itu di lingkungan sekolah. Katanya, sejak dari dulu ia dikenal ramah. Ia juga pintar dalam banyak hal.

Yang mengejutkan, Hajjah MarhaeniMarhaeni membeberkan soal asmara Tomy Satria. Ia mengaku, sejak SMP hingga SMA, telah banyak disukai banyak orang.

“Mulai dari SMP sampai SMA Pak Tomy itu tidak ada odo’-odo’nya (pacar, Red). Banyakji yang odokki, tapi dia tidak mau odo’-odo‘,” Ujarnya mengundang gelak tawa.

Tomy Satria yang menyaksikan kelakuan sahabatnya itu, hanya bisa tertawa. Terlebih, hubungan emosional dengan teman SMP dan SMA-nya masih sangat erat, sehingga menjadi candaan bahagia di tengah gerimis yang masih mendera.

Di mata teman-temannya, Tomy memang dikenal ‘Sombere’ (ramah, Red). Itu juga diakui oleh Saidar, yang juga teman sekolahnya. Kata perempuan berbaju kuning itu, Tomy ramah kepada semua orang, pria dan wanita. Tomy juga diakuinya selalu hadir hingga saat ini di tengah masyarakat.

“Pak Tomy itu, setiap ada acara di kecamatan dan dikelurahan, selalu hadir. Bukan bilang musim hujanpi datang, tapi biar musim kemarau adaji juga,” Bebernya diiringi tepuk tangan para millenial. Ia pun berharap, Tomy Satria jika diberi amanah menjadi pemimpin 01 Bulukumba, tidak akan berubah.(*)

Editor: Alfian Nawawi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.