News and Education Versi penuh
EBis

SICO Ungkap Pemilik Manfaat Akhir, Benny Kuasai 67% Saham!

Oleh Redaksi 05 Nov 2026 10:33 2 menit baca

JALURDUA -

EmitenTrust.com - PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO) mencatatkan porsi saham publik atau free float sebesar 26,78% dari total saham beredar per akhir Oktober 2026. Sementara itu, Benny tercatat sebagai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) perseroan dengan kepemilikan langsung sebesar 67%. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah saham free float SICO mencapai 243.757.764 saham dari total saham tercatat sebanyak 910.077.764 saham. Persentase free float tersebut meningkat tipis dibandingkan akhir September 2026 yang tercatat sebesar 26,76% atau sebanyak 243.556.264 saham. Dengan demikian, terdapat penambahan sebanyak 201.500 saham dalam kepemilikan publik yang diperhitungkan sebagai free float. Dari sisi pemegang saham pengendali, PT Sigma Energy Utama masih menjadi pemegang saham terbesar SICO dengan kepemilikan sebanyak 613.570.000 saham atau setara 67,42%. Jumlah tersebut tidak mengalami perubahan dibandingkan bulan sebelumnya. Selain itu, Patricia Gitta Chandra tercatat sebagai pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5%, yakni sebanyak 52.750.000 saham atau setara 5,8%. Kepemilikannya juga tidak berubah dibandingkan periode sebelumnya. Dalam laporan tersebut, Benny yang beralamat di Jalan Sangihe Dalam No. 96 E, Cideng, tercatat sebagai pemilik manfaat akhir atau pengendali tingkat individu SICO. Benny memiliki kepemilikan langsung sebesar 67% di perseroan. Sementara itu, dari jajaran manajemen, Komisaris Iwan Setiawan tercatat telah melepas seluruh kepemilikan sahamnya di SICO. Sebelumnya, Iwan memiliki sebanyak 201.500 saham atau setara 0,02%, tetapi pada akhir Oktober 2026 kepemilikannya tercatat nihil. Perubahan juga terjadi pada jumlah pemegang saham. Hingga akhir Oktober 2026, jumlah pemegang saham nasabah pemilik Single Investor Identification (SID) SICO tercatat sebanyak 8.429 investor, turun 317 investor dibandingkan posisi akhir September 2026 sebanyak 8.746 investor.