Polres Bulukumba Sinergi dengan Pemdes Pantama Atasi Air Bersih
Sinergi Polres Bulukumba dan Pemdes Pantama hadirkan bantuan sumur bor dan alat ibadah di Masjid Al-Amin Kajang guna percepat pembangunan fasilitas publik.
Jalurdua.com BULUKUMBA — Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mempercepat pemenuhan fasilitas publik di daerah. Melalui langkah nyata di lapangan, sinergi Polres Bulukumba dan Pemdes Pantama hadir menjawab kebutuhan krusial jamaah dengan menyerahkan bantuan sumur bor serta perlengkapan ibadah untuk Masjid Al-Amin di Dusun Labojo, Desa Pantama, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Jumat (19/6/2026).
Langkah strategis yang diinisiasi dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi potret nyata bagaimana kepolisian dan pemerintah desa bergerak bersama masyarakat. Kehadiran infrastruktur air bersih ini diproyeksikan langsung memotong kendala teknis yang selama ini dihadapi dalam proses renovasi tempat ibadah tersebut.
Komitmen Bersama Hadapi Kendala Infrastruktur Desa
Masjid Al-Amin Dusun Labojo saat ini memang tengah berbenah. Di tengah deru material dan pengerjaan dinding yang masih berjalan, kebutuhan akan sarana vital seperti air bersih dan alat salat yang memadai menjadi hal yang tidak bisa ditunda lagi. Tanpa pasokan air yang stabil, aktivitas pembangunan sekaligus kenyamanan beribadah warga tentu akan terhambat.
Melihat kondisi tersebut, Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, S.I.K., turun langsung ke lokasi untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Kehadiran pucuk pimpinan Polres Bulukumba ini tidak sendirian, melainkan didampingi oleh jajaran pejabat utama.
Tampak hadir Kabag SDM Kompol Syamsul Bahri, S.Sos., M.M., Kasat Binmas AKP Abd. Rahman Mubin, Kasat Lantas AKP H. M. Nawir, S.Sos., Kasat Intel AKP H. Mulyadi, serta Kapolsek Kajang IPTU Andi Umar. Sinergi internal kepolisian ini diperkuat pula oleh kehadiran pengurus Bhayangkari Cabang Bulukumba yang ikut berinteraksi langsung dengan warga setempat.
Dari sisi pemerintah daerah dan desa, perwakilan Camat Kajang Andi Thahraeni Asmat, S.E., bersama Kepala Desa Pantama Andi Syarifuddin, berdiri berdampingan menyambut rombongan korps baju cokelat tersebut. Momentum ini memperlihatkan koordinasi yang solid antara kepolisian dan otoritas wilayah dalam mengawal pembangunan di tingkat tapak.
Menjaga Kamtibmas Lewat Pendekatan Humanis
Dalam sambutannya di hadapan warga yang berkumpul di area masjid, AKBP Restu Wijayanto tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengapresiasi kehangatan dan keterbukaan yang ditunjukkan oleh masyarakat Dusun Labojo semenjak rombongan tiba di lokasi.
"Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan kepada kami. Semoga bantuan sumur bor dan perlengkapan ibadah yang diserahkan hari ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan jamaah Masjid Al-Amin yang saat ini masih dalam proses pembangunan," ujar AKBP Restu Wijayanto hangat.
Lebih dari sekadar aksi sosial, Kapolres menekankan bahwa bantuan ini adalah jembatan untuk mempererat hubungan emosional antara aparat keamanan dan warga. Sinergi Polres Bulukumba dengan seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Kajang diharapkan mampu menjadi fondasi yang kokoh dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Kami berharap silaturahmi antara Polri dan masyarakat Kajang terus terjaga. Mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Saya juga mendoakan agar seluruh masyarakat Desa Pantama dan Kecamatan Kajang senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta keberkahan oleh Tuhan Yang Maha Esa," tambah Kapolres.
Di sela-sela peninjauan fisik sumur bor, Kapolres juga memberikan ucapan selamat secara khusus atas progres pembangunan Masjid Al-Amin. Beliau menaruh harapan besar agar bangunan ini segera rampung dan berfungsi optimal sebagai episentrum kegiatan positif warga.
"Selamat atas pembangunan Masjid Al-Amin. Semoga masjid ini menjadi sarana ibadah yang nyaman dan mampu meningkatkan keimanan serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat," tuturnya.
Antusiasme Warga dan Penguatan Kemitraan Lokal
Suasana di Dusun Labojo hari itu tampak lebih hidup dari biasanya. Tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga tokoh agama berkumpul bersama warga di sekitar area penyerahan bantuan. Antusiasme terpancar jelas dari obrolan dan senyum para jamaah yang mengapresiasi ketersediaan sumber air bersih baru di lingkungan mereka.
Bagi warga Desa Pantama, keberadaan sumur bor ini meringankan beban finansial dan tenaga dalam menyuplai air untuk kebutuhan adukan semen serta konsumsi harian para pekerja bangunan masjid. Kemitraan yang terjalin erat antara kepolisian, pemerintah desa, dan tokoh lokal ini menjadi bukti bahwa akselerasi pembangunan fasilitas keagamaan dapat diwujudkan dengan gotong royong.
Apresiasi tinggi juga disampaikan oleh pihak pemerintah desa dan kecamatan yang hadir. Mereka menilai inisiatif bakti religi dari institusi Polri ini sangat menyentuh kebutuhan mendasar yang selama ini dinanti-nantikan oleh jamaah setempat.
Hubungan Timbal Balik Menuju Lingkungan Harmonis
Kegiatan bakti religi dan sosial ini pada hakikatnya merupakan salah satu bagian dari rangkaian agenda besar yang digelar oleh Polres Bulukumba menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Momentum hari jadi kepolisian ini dijadikan sebagai panggung pengabdian nyata dan kepedulian yang menyentuh akar rumput.
Dampak dari penyerahan bantuan ini tidak berhenti pada aspek fisik semata. Tersedianya fasilitas air bersih dan perlengkapan ibadah yang memadai di Masjid Al-Amin dipastikan akan meningkatkan kualitas aktivitas keagamaan di Dusun Labojo pasca-renovasi selesai.
Secara jangka panjang, pandangan ke depan dari sinergi ini mengarah pada terbentuknya model kemitraan yang berkelanjutan. Ketika kepolisian aktif membantu penyelesaian masalah infrastruktur sosial di desa, kepercayaan publik akan meningkat secara alami. Hubungan timbal balik yang harmonis inilah yang menjadi modal sosial paling kuat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera di wilayah Kabupaten Bulukumba.***