News and Education Versi penuh
Edukasi

Siswa SMPN 47 Bulukumba Pelajari Layanan Publik di Gedung Pinisi

Puluhan siswa SMPN 47 Bulukumba mengunjungi Gedung Ammatoa dan Pinisi untuk mempelajari fungsi perangkat daerah dan sistem pelayanan publik secara langsung.

Oleh Uno 22 Jun 2026 18:45 2 menit baca

Jalurdua.com BULUKUMBA — Sebanyak 30 siswa SMP Negeri 47 Bulukumba mengunjungi kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Bulukumba di Gedung Ammatoa dan Gedung Pinisi pada Senin, 22 Juni 2026. Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memperkenalkan fungsi birokrasi, tugas perangkat daerah, dan tata cara pelayanan publik secara langsung kepada siswa.

Rombongan siswa yang didampingi tujuh guru pendamping tersebut diterima oleh Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPKBP3A) Kabupaten Bulukumba, Andi Aisyah Pandita.

Selama kunjungan, para siswa mengamati aktivitas administrasi di Gedung Ammatoa yang menampung 10 organisasi perangkat daerah (OPD), serta Gedung Pinisi yang ditempati oleh delapan OPD. Mereka berdialog dengan aparatur sipil negara (ASN) terkait tugas pokok tiap instansi dalam melayani masyarakat.

Aulia Musdalifah, siswa kelas 8 yang ikut dalam rombongan, mengatakan kunjungan ini memberikan wawasan baru tentang dunia kerja pemerintahan dan fasilitas pelayanan publik yang ada di daerahnya.

Kepala SMPN 47 Bulukumba, Ahirah, menjelaskan bahwa kegiatan edukasi di luar kelas ini merupakan tindak lanjut dari program Sekolah Siaga Kependudukan. Rekomendasi studi lapangan ini awalnya diinisiasi oleh Ketua TP PKK Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, saat menjadi narasumber di sekolah tersebut beberapa waktu lalu.

Selain mempelajari sistem birokrasi, rangkaian studi lapangan ini dijadwalkan berlanjut ke pusat pembuatan perahu (bantilang perahu) di Tana Beru, Kecamatan Bontobahari.

"Kami juga akan membawa para siswa berkunjung ke galangan perahu di Tana Beru," kata Ahirah.

Kunjungan ke Tana Beru tersebut ditujukan untuk menumbuhkan pengetahuan dan apresiasi generasi muda terhadap regulasi budaya lokal, khususnya perahu Pinisi yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia Takbenda oleh UNESCO.***

Topik terkait
SMPN 47 Bulukumba Pemkab Bulukumba Pelayanan Publik