Wajah Baru Polres Bulukumba: 10 Perwira Resmi Berganti
Polres Bulukumba gelar Sertijab 10 perwira hari ini (13/4). Kapolres AKBP Restu Wijayanto pimpin mutasi Kasat Reskrim hingga Kapolsek. Simak rincian lengkapnya!
BULUKUMBA - Suasana khidmat menyelimuti Aula Parama Satwika, Polres Bulukumba, pada Senin pagi, 13 April 2026. sepuluh perwira berdiri tegak, siap melepas dan menerima tanggung jawab baru. Riuh rendah percakapan santai di luar ruangan seketika senyap saat Kapolres Bulukumba, AKBP Restu Wijayanto, melangkah masuk untuk memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Polres Bulukumba.
Bagi institusi Polri, ini mungkin prosedur rutin organisasi. Namun bagi masyarakat Bulukumba, rotasi ini adalah harapan baru terhadap keamanan dan penegakan hukum di wilayah mereka. Sertijab ini merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolda Sulsel Nomor STR/183/III/Kep/2026 yang menginstruksikan penyegaran di struktur kunci kepolisian setempat.
Penyegaran Struktur demi Pelayanan Publik
Rotasi jabatan kali ini menyentuh posisi-posisi krusial, mulai dari logistik hingga satuan operasional seperti Reserse Kriminal dan Narkoba. Langkah ini dipandang sebagai upaya taktis untuk memperkuat lini depan kepolisian dalam menghadapi tantangan wilayah yang semakin dinamis.
AKBP Restu Wijayanto menegaskan bahwa mutasi jabatan Polri bukanlah sekadar perpindahan kursi, melainkan mekanisme pembinaan karier yang terukur. Di hadapan para pejabat utama (PJU) dan Bhayangkari, ia menekankan bahwa dinamika organisasi menuntut personel yang adaptif.
“Jabatan ini adalah amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme,” tegas AKBP Restu dalam amanatnya.
Daftar Lengkap Mutasi Perwira Polres Bulukumba
Perubahan ini mencakup enam posisi strategis yang melibatkan sepuluh perwira. Berikut adalah rincian transisi kepemimpinan di tubuh Polres Bulukumba:
Kabag Log: Diserahkan dari Kompol Irawan Pribadi kepada AKP Hasan.
Kasat Narkoba: Estafet kepemimpinan berpindah dari AKP Ahmad Risal kepada AKP Salehuddin.
Kasat Reskrim: Iptu Muhammad Ali menyerahkan tongkat estafet kepada AKP Andi Imran Hamid.
Kapolsek Ujung Bulu: Kini dipimpin oleh Iptu Rudi Adri Purwanto menggantikan AKP H. Amri.
Kapolsek Ujung Loe: Iptu Rudi Adri Purwanto digantikan oleh AKP Arifuddin.
Kapolsek Kindang: Jabatan kini diemban oleh Iptu Hendra Yunus dari AKP Arifuddin.
Pergeseran di tingkat Kapolsek, khususnya di wilayah perkotaan seperti Ujung Bulu, menjadi sorotan utama mengingat tingginya mobilitas masyarakat dan kompleksitas permasalahan sosial di sana.
Sentuhan Humanis dan Loyalitas Tanpa Batas
Di balik seragam yang kaku dan prosedur yang disiplin, terselip momen emosional saat sesi ramah tamah dan kenal pamit. Cenderamata yang diberikan bukan sekadar simbol materi, melainkan wujud apresiasi atas keringat dan dedikasi yang telah dikerahkan para pejabat lama selama bertugas di "Bumi Panrita Lopi".
Kapolres secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada pejabat lama yang telah menjaga kondusivitas wilayah. Bagi mereka yang baru bergabung, Restu memberikan "pekerjaan rumah" besar: segera memahami karakteristik wilayah masing-masing.
“Segera menyesuaikan diri, pahami karakteristik wilayah, serta lakukan inovasi positif dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian,” pesannya dengan nada yang tegas namun kebapakan. Pesan ini menyiratkan bahwa polri harus hadir bukan sebagai sosok yang ditakuti, melainkan sebagai pelindung yang peka terhadap masalah sosial masyarakat.
Sertijab Polres Bulukumba ini diharapkan membawa angin segar dalam penegakan hukum, terutama pada pemberantasan narkotika dan kriminalitas jalanan. Pergantian Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba memberikan sinyal kuat bahwa akan ada akselerasi dalam penyelesaian kasus-kasus yang menjadi perhatian publik.
Ke depan, tantangan keamanan di Bulukumba diprediksi akan semakin kompleks seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata. Soliditas internal serta sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat akan menjadi kunci utama. Wajah-wajah baru di jajaran Polres Bulukumba kini memikul ekspektasi publik untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman, transparan, dan humanis.**