Cegah Kekerasan, Pemkab Bulukumba Dorong Perempuan Semakin Berdaya

Cegah Kekerasan, Pemkab Bulukumba Dorong Perempuan Semakin Berdaya
Bacakan Artikel

"Tekanan finansial dapat menjadi salah satu faktor yang memicu persoalan dalam keluarga. Olehnya itu, perempuan perlu didorong untuk berdaya melalui kewirausahaan. Terlebih di Kabupaten Bulukumba, banyak pelaku UMKM yang merupakan perempuan," jelas Hamrina. Ia menambahkan bahwa kewirausahaan dapat menjadi peluang untuk meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus ruang bagi perempuan untuk mengembangkan diri.

Sementara itu, Konselor PUSPAGA Kabupaten Bulukumba, Hj. Banri Alang, menegaskan hak fundamental setiap perempuan untuk hidup aman, dihargai, didengarkan, dan dilindungi dari segala bentuk kekerasan.

"Perempuan berhak hidup aman, dihargai, didengarkan, dan dilindungi. Menjadi penopang keluarga bukan berarti harus menanggung kekerasan dalam diam," tegas Hj. Banri. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menutup mata terhadap kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta mendorong pelaporan kepada UPTD PPA atau PUSPAGA untuk mendapatkan pendampingan dan perlindungan.

Melalui kegiatan ini, DP2KBP3A Bulukumba berupaya memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi perempuan, keluarga, dan masyarakat. Harapannya, pemberdayaan perempuan tidak hanya meningkatkan kemandirian ekonomi, tetapi juga menjadi strategi efektif dalam membangun keluarga yang tangguh, harmonis, dan bebas dari kekerasan di Bulukumba.

Pilih Halaman: