BPS Canangkan Desa Cantik Rilau Ale, Ubah Desa Jadi Subjek Data
BPS dan Pemkab Bulukumba luncurkan Program Desa Cantik di Rilau Ale untuk tingkatkan literasi data desa demi pembangunan tepat sasaran dan akuntabilitas anggaran.
"Data yang akurat dan mutakhir adalah fondasi utama. Tanpa itu, kebijakan hanya akan menjadi spekulasi," tegas Andi Uke dalam sesi diskusi yang hangat. Ia ingin memastikan bahwa desa bukan lagi sekadar pelapor administratif, melainkan aktor utama pembangunan.
Senada dengan itu, Fadli Nadjib yang mewakili Dinas PMD, menyoroti aspek teknis pada penyusunan RPJMDes dan RKPDes. Menurutnya, banyak desa terjebak dalam rutinitas laporan formalitas. Dengan literasi statistik yang mumpuni, aparat desa diharapkan bisa memetakan masalah secara lebih tajam dan objektif.
Harapan dari Bonto Matene: Menuju Desa Percontohan
Sebagai tuan rumah, Kepala Desa Bonto Matene, Syahiruddin, tidak menyembunyikan rasa bangganya. Ia menyadari beban sekaligus peluang besar yang ada di pundak desanya. Komitmen untuk mencetak aparatur desa yang cakap mengelola data menjadi prioritasnya dalam waktu dekat.
- HUT ke-68 Lombok Barat, Mendes Yandri Soroti Etos Kerja Desa
- Menaker Yassierli Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas
- Apresiasi Kementan: Percepatan Klaim Asuransi Tani di Lamongan
- Prabowo Teken Keppres Satgas Ekonomi demi Indonesia Emas
- Prabowo Gembleng Ketua DPRD di Magelang demi Asta Cita