BPS Canangkan Desa Cantik Rilau Ale, Ubah Desa Jadi Subjek Data

BPS dan Pemkab Bulukumba luncurkan Program Desa Cantik di Rilau Ale untuk tingkatkan literasi data desa demi pembangunan tepat sasaran dan akuntabilitas anggaran.

BPS Canangkan Desa Cantik Rilau Ale, Ubah Desa Jadi Subjek Data
Foto: Kepala Desa Topanda, Andi Jemma saat menandatangani piagam pencanangan/JalurDua/Muhlis Uno/
Bacakan Artikel

"Data yang akurat dan mutakhir adalah fondasi utama. Tanpa itu, kebijakan hanya akan menjadi spekulasi," tegas Andi Uke dalam sesi diskusi yang hangat. Ia ingin memastikan bahwa desa bukan lagi sekadar pelapor administratif, melainkan aktor utama pembangunan.

Senada dengan itu, Fadli Nadjib yang mewakili Dinas PMD, menyoroti aspek teknis pada penyusunan RPJMDes dan RKPDes. Menurutnya, banyak desa terjebak dalam rutinitas laporan formalitas. Dengan literasi statistik yang mumpuni, aparat desa diharapkan bisa memetakan masalah secara lebih tajam dan objektif.

Harapan dari Bonto Matene: Menuju Desa Percontohan


Sebagai tuan rumah, Kepala Desa Bonto Matene, Syahiruddin, tidak menyembunyikan rasa bangganya. Ia menyadari beban sekaligus peluang besar yang ada di pundak desanya. Komitmen untuk mencetak aparatur desa yang cakap mengelola data menjadi prioritasnya dalam waktu dekat.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: