Di Tengah Kemarau, DEM Madura Kirim 50 Ribu Liter Air untuk Warga Tlambah Sampang

Di Tengah Kemarau, DEM Madura Kirim 50 Ribu Liter Air untuk Warga Tlambah Sampang
Bacakan Artikel

Jalurdua.com Intens.id - SAMPANG, Krisis air bersih masih menjadi persoalan bagi warga Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, di tengah kemarau yang berlangsung panjang. Sejumlah sumber air yang biasa digunakan warga mulai mengering, membuat kebutuhan air bersih semakin sulit dipenuhi.

Kondisi tersebut mendorong Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Madura turun langsung membantu masyarakat. Sebanyak 50.000 liter air bersih disalurkan kepada warga selama dua hari, Selasa hingga Rabu (6–7 Oktober 2026).

Lima armada tangki dikerahkan untuk mengantarkan air ke sejumlah titik yang mengalami kekurangan pasokan. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi solusi sementara bagi warga yang kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.

Bagi masyarakat setempat, persoalan air bukan sekadar masalah berkurangnya sumber mata air. Kekeringan turut menambah beban ekonomi karena warga terpaksa membeli air tangki dengan harga yang tidak murah.

Supiyah, salah seorang warga, mengatakan kemarau panjang membuat masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih.

“Sejak kemarau panjang ini, kami sangat kesulitan mendapatkan air bersih,” kata Supiyah.

Warga lainnya, Supriadi, mengungkapkan bahwa untuk mendapatkan satu tangki air, masyarakat harus mengeluarkan biaya sekitar Rp500.000 hingga Rp600.000. Menurutnya, bantuan yang datang kali ini menjadi sangat berarti karena sebelumnya warga harus mengandalkan biaya sendiri untuk memenuhi kebutuhan air.

“Ini pertama kalinya kami menerima bantuan air bersih,” ujar Supriadi.

Persoalan tidak berhenti pada mahalnya harga air. Supriadi menyebut satu tangki air biasanya hanya mampu memenuhi kebutuhan satu keluarga selama kurang lebih empat hari. Setelah itu, warga kembali harus mencari dan membeli pasokan air.

Situasi tersebut menjadi perhatian DEM Madura. Presiden DEM Madura, Abd Syakur, mengatakan bantuan air bersih merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak kekeringan.

Menurut Syakur, tingginya antusiasme warga saat distribusi berlangsung menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap air bersih di wilayah tersebut memang cukup mendesak.

“Kami terharu sekaligus bangga melihat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi menyambut distribusi air bersih ini,” ujar Syakur.

Aksi kemanusiaan tersebut digagas DEM Madura dengan dukungan Serikat Pekerja Pertamina Sepuluh Nopember (SPPSN) serta Lembaga Dakwah Islam (LDI) PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus.

Sementara proses penyaluran di lapangan melibatkan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Persiapan Az-Zain Cabang Sampang.

Syakur berharap bantuan 50.000 liter air tersebut dapat sedikit meringankan beban warga selama masa kekeringan. Air yang disalurkan diharapkan bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk aktivitas sehari-hari dan ibadah.

“Semoga bantuan air bersih ini bermanfaat dan dapat dipergunakan sebaik-baiknya oleh masyarakat,” pungkasnya.